3.607 Mahasiswa Baru UNS Diterima Jalur SNBT 2024

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 14 Juni 2024
3.607 Mahasiswa Baru UNS Diterima Jalur SNBT 2024

Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 3.607 peserta lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) UNS tahun 2024. Pengumuman secara nasional dilaksanakan pada Kamis (13/6).

Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS Prof Ahmad Yunus mengatakan secara nasional, pendaftar SNBT tahun 2024 turun sebesar 2,28 persen, yaitu dari 803.852 pada tahun 2023 menjadi 785.508 pada tahun 2024. Sebanyak 231.104 peserta dinyatakan lolos seleksi dan 35,54 persen (82.139) di antaranya adalah pelamar KIP Kuliah.

“Kami melihat Jumlah peminat Program Studi jalur SNBT di UNS meningkat dari 58.695 pada tahun 2023 menjadi 101.449 pada tahun 2024 (naik 72.85 persen),” kata Yunus, Jumat (14/5).

Menurutnya, dengan tingkat keketatan persaingan (AKP) 1:28 atau hanya 3,6 persen dari jumlah peminat. Hal ini menunjukkan keunggulan dan daya tarik Prodi di UNS. “Sebanyak 1.116 orang dari 3.607 peserta yang diterima UNS (30,94 persen) adalah pemegang KIP-Kuliah,” kata dia.

Baca juga:

UNS Kehilangan Pemasukan Rp 40 Miliar Hapus UKT Golongan 9

Ia mengatakan Ini menegaskan komitmen UNS dalam mendukung akses pendidikan bagi semua lapisan masyarakat. Selain itu, UNS berhasil menduduki peringkat 2 dari 20 PTN dengan Pendaftar Terbanyak pada SNBT 2024 yang semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia.

“Sebanyak 6 Prodi dari Sekolah Vokasi UNS berhasil masuk 20 besar Prodi dengan tingkat keketatan tertinggi Nasional pada SNBT 2024,” papar dia.

Prodi Diploma 3 (D3) Farmasi, lanjut dia, berhasil menduduki rangking 1 Nasional Prodi terketat pada SNBT 2024. Kemudian disusul oleh Diploma 4 (D4) Keperawatan Anestesiologi di ranking 2, D3 Manajemen Bisnis di ranking 4, D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja di ranking 8, D3 Teknik Informatika di ranking 14, dan D3 Perpajakan di ranking 15.

“Tahun ini UNS juga masuk pada 20 besar PTN dengan nilai rerata UTBK tertinggi, yaitu pada rangking 10 dengan nilai rata-rata UTBK 626,25,” kata dia.

Baca juga:

UNS Hapus UKT Termahal Kelompok 9

Ia menambahkan sebanyak 3.607 yang diterima terdiri dari 2.976 Program Sarjana dan 631 Program Diploma 3 (D3) serta Diploma 4 (D4) atau Sarjana Terapan. Sebanyak 1.389 siswa lolos kelompok Saintek dengan tingkat keketatan 1:17, dan 1.587 lolos kelompok Soshum dengan tingkat keketatan 1:16.

“Sedangkan pada Program Diploma 3 dan Diploma 4 sebanyak 285 peserta lolos di kelompok Saintek dengan rerata tingkat keketatan 1:100 dan 346 peserta lolos di kelompok Soshum dengan rerata tingkat keketatan 1:68,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Syarat Warna Latar Pasfoto Daftar 6 Sekolah Kedinasan Favorit, Salah Langsung kena Coret!
Ribuan calon peserta dari seluruh Indonesia berlomba memperebutkan kursi di sembilan sekolah kedinasan favorit di bawah kementerian dan lembaga pemerintahan.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Syarat Warna Latar Pasfoto Daftar 6 Sekolah Kedinasan Favorit, Salah Langsung kena Coret!
Indonesia
Seleksi 9 Sekolah Kedinasan Resmi Dibuka Hari Ini, Jangan Sampai Telat Daftar!
BKN resmi membuka pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan 2026 mulai 18 Agustus. Ada 9 sekolah kedinasan kementerian/lembaga.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 Agustus 2026
Seleksi 9 Sekolah Kedinasan Resmi Dibuka Hari Ini, Jangan Sampai Telat Daftar!
Lifestyle
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
BPS mencatat 1,03 juta pengangguran terdidik per Mei 2026. Simak 6 jurusan kuliah dengan lulusan paling banyak menganggur dan penyebabnya.
ImanK - Senin, 17 Agustus 2026
6 Jurusan Kuliah dengan Lulusan Paling Banyak Menganggur, Manajemen Teratas
Indonesia
17 Sekolah Nasional Terintegrasi Mulai Dibuka, Didik 1.360 Siswa-siswi
Pembukaan 17 SNT tersebut sekaligus menandai dimulainya angkatan pertama program SNT untuk tahun ajaran 2026–2027.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
17 Sekolah Nasional Terintegrasi Mulai Dibuka, Didik 1.360 Siswa-siswi
Indonesia
Sekolah Nasional Terintegrasi, Wujud Visi Prabowo Hadirkan Pendidikan Berkualitas untuk SDM Unggul
Angkatan pertama SNT tersebar di 17 lokasi di berbagai wilayah. Tak hanya di Bogor, tapi juga meliputi Subulussalam, Aceh hingga Tidore Kepulauan, Maluku Utara.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Sekolah Nasional Terintegrasi, Wujud Visi Prabowo Hadirkan Pendidikan Berkualitas untuk SDM Unggul
Indonesia
Rencana Evaluasi Buku Pelajaran, Pengamat Ingatkan Juga Pembenahan Mutu Pendidikan
Evaluasi buku pelajaran memang diperlukan agar materi yang digunakan siswa tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pembelajaran.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Rencana Evaluasi Buku Pelajaran, Pengamat Ingatkan Juga Pembenahan Mutu Pendidikan
Indonesia
Prabowo Soroti Kualitas Buku Pelajaran, Pemerintah Siapkan Pembaruan Buku Ajar Nasional
Prabowo Subianto menyoroti kualitas buku pelajaran. Pemerintah menyiapkan pembaruan buku ajar nasional, termasuk materi, tampilan, dan bahan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Prabowo Soroti Kualitas Buku Pelajaran, Pemerintah Siapkan Pembaruan Buku Ajar Nasional
Indonesia
Presiden Prabowo Bangun Sekolah Unggulan hingga Undang Universitas Terbaik Dunia
Presiden menegaskan fondasi utama untuk menguasai sains dan teknologi yakni sistem pendidikan yang kuat.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Presiden Prabowo Bangun Sekolah Unggulan hingga Undang Universitas Terbaik Dunia
Indonesia
Prabowo Ingin Berinvestasi Besar di Sektor Pendidikan, Bangun Sekolah Unggulan
Presiden Prabowo menjelaskan pemerintah mengundang universitas-universitas terbaik di dunia untuk bekerja sama dengan universitas di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Prabowo Ingin Berinvestasi Besar di Sektor Pendidikan, Bangun Sekolah Unggulan
Indonesia
Komisi X DPR Minta Anggaran Pendidikan Fokus Atasi Kekurangan Guru usai Putusan MK
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Esti Wijayati meminta anggaran pendidikan difokuskan untuk mengatasi kekurangan guru dan meningkatkan mutu pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Komisi X DPR Minta Anggaran Pendidikan Fokus Atasi Kekurangan Guru usai Putusan MK
Bagikan