MerahPutih.com - Sebanyak 3.607 peserta lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) UNS tahun 2024. Pengumuman secara nasional dilaksanakan pada Kamis (13/6).
Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNS Prof Ahmad Yunus mengatakan secara nasional, pendaftar SNBT tahun 2024 turun sebesar 2,28 persen, yaitu dari 803.852 pada tahun 2023 menjadi 785.508 pada tahun 2024. Sebanyak 231.104 peserta dinyatakan lolos seleksi dan 35,54 persen (82.139) di antaranya adalah pelamar KIP Kuliah.
“Kami melihat Jumlah peminat Program Studi jalur SNBT di UNS meningkat dari 58.695 pada tahun 2023 menjadi 101.449 pada tahun 2024 (naik 72.85 persen),” kata Yunus, Jumat (14/5).
Menurutnya, dengan tingkat keketatan persaingan (AKP) 1:28 atau hanya 3,6 persen dari jumlah peminat. Hal ini menunjukkan keunggulan dan daya tarik Prodi di UNS. “Sebanyak 1.116 orang dari 3.607 peserta yang diterima UNS (30,94 persen) adalah pemegang KIP-Kuliah,” kata dia.
Baca juga:
Ia mengatakan Ini menegaskan komitmen UNS dalam mendukung akses pendidikan bagi semua lapisan masyarakat. Selain itu, UNS berhasil menduduki peringkat 2 dari 20 PTN dengan Pendaftar Terbanyak pada SNBT 2024 yang semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi pendidikan favorit di Indonesia.
“Sebanyak 6 Prodi dari Sekolah Vokasi UNS berhasil masuk 20 besar Prodi dengan tingkat keketatan tertinggi Nasional pada SNBT 2024,” papar dia.
Prodi Diploma 3 (D3) Farmasi, lanjut dia, berhasil menduduki rangking 1 Nasional Prodi terketat pada SNBT 2024. Kemudian disusul oleh Diploma 4 (D4) Keperawatan Anestesiologi di ranking 2, D3 Manajemen Bisnis di ranking 4, D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja di ranking 8, D3 Teknik Informatika di ranking 14, dan D3 Perpajakan di ranking 15.
“Tahun ini UNS juga masuk pada 20 besar PTN dengan nilai rerata UTBK tertinggi, yaitu pada rangking 10 dengan nilai rata-rata UTBK 626,25,” kata dia.
Baca juga:
Ia menambahkan sebanyak 3.607 yang diterima terdiri dari 2.976 Program Sarjana dan 631 Program Diploma 3 (D3) serta Diploma 4 (D4) atau Sarjana Terapan. Sebanyak 1.389 siswa lolos kelompok Saintek dengan tingkat keketatan 1:17, dan 1.587 lolos kelompok Soshum dengan tingkat keketatan 1:16.
“Sedangkan pada Program Diploma 3 dan Diploma 4 sebanyak 285 peserta lolos di kelompok Saintek dengan rerata tingkat keketatan 1:100 dan 346 peserta lolos di kelompok Soshum dengan rerata tingkat keketatan 1:68,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)