19 September Memperingati Hari Apa? Fakta Sejarah Ini Jarang Diketahui!

ImanKImanK - Kamis, 18 September 2025
19 September Memperingati Hari Apa? Fakta Sejarah Ini Jarang Diketahui!

Stadion San Siro di Milan diresmikan pada 19 September. Foto doc. AC Milan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - 19 September memperingati hari apa? Yup, setiap tanggal memiliki ceritanya sendiri, yang pastinya selalu bikin penasaran, dan menjadi sumber pengetahuan yang menarik untuk diketahui.

Yup, 19 September, yang tak hanya menjadi hari biasa dalam kalender, tapi juga menandai berbagai peristiwa bersejarah dan peringatan penting, baik di Indonesia maupun di dunia.

Dari semangat perjuangan di Surabaya hingga peningkatan kesadaran terhadap penyakit mematikan, berikut daftar lengkap peringatan dan peristiwa yang terjadi pada 19 September, dilengkapi dengan fakta-fakta menarik.

Baca juga:

18 September Memperingati Hari Apa? Kamu Harus Tahu!

19 September Memperingati Hari Apa

1. Hari Pejuang Jalan Wanita Nasional

Di tingkat internasional, 19 September juga dikenang sebagai Hari Pejuang Jalan Wanita Nasional (National Women Road Warriors Day).

Peringatan ini ditujukan untuk menghormati perjuangan para wanita yang bekerja keras membangun karier, bahkan sambil menjalankan peran sebagai ibu dan pengasuh keluarga.

Momen ini mengingatkan dunia akan kontribusi besar perempuan sejak era 1900-an, termasuk tokoh-tokoh seperti Coco Chanel dan Elizabeth Arden, hingga lonjakan jumlah pekerja wanita pada era Perang Dunia II dan meningkat drastis di akhir 1990-an.

2. Hari Kejayaan Angkatan Bersenjata Chili

Di Chili, 19 September diperingati sebagai Hari Kejayaan Angkatan Bersenjata, yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan nasional. Sehari sebelumnya, yaitu pada 18 September, Chili merayakan Hari Kemerdekaan dari Spanyol.

Baca juga:

16 September Memperingati Hari Apa? Ini 5 Sejarah Penting yang Terjadi

Sebagai puncaknya, pada 19 September, digelar parade militer besar-besaran di O’Higgins Park, Santiago, yang melibatkan seluruh unsur militer: Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Tradisi ini sudah berlangsung sejak 1915 dan menjadi hari libur nasional di Chili.

Perayaan ini juga dikenal dengan sebutan Fiestas Patrias, lengkap dengan penampilan koboi tradisional (huaso), tarian nasional, serta pesta rakyat yang meriah.

3. Hari Kepedulian Diseksi Aorta Sedunia

Selain peringatan sejarah dan nasional, 19 September juga diperingati secara global sebagai Hari Kepedulian Diseksi Aorta (Aortic Dissection Awareness Day).

Diseksi Aorta adalah kondisi medis serius di mana lapisan dalam pembuluh darah utama dari jantung (aorta) mengalami robekan. Ini bisa menyebabkan kematian mendadak jika tidak segera ditangani.

Sayangnya, kondisi ini masih belum banyak dikenal. Hari peringatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gejala dan penanganannya. Gejala yang umum meliputi:

  • Nyeri dada atau punggung mendadak,

  • Sesak napas,

  • Denyut nadi lemah di satu sisi tubuh,

  • Kehilangan kesadaran.

Baca juga:

13 September Memperingati Hari Apa? Ini 7 Peringatan dan Fakta Menarik di Baliknya

Masyarakat didorong untuk membagikan informasi ini di media sosial sebagai bentuk dukungan terhadap penyintas dan keluarga mereka.

19 September Memperingati Hari Apa

4. Hari Perobekan Bendera di Hotel Yamato (Surabaya)

Pada 19 September 1945, terjadi salah satu aksi heroik paling dikenang dalam sejarah kemerdekaan Indonesia: Peristiwa Perobekan Bendera Belanda di Hotel Yamato, Surabaya.

Malam sebelumnya, Walikota Surabaya yang ditunjuk NICA, Ploegman, memerintahkan pengibaran bendera Belanda (merah-putih-biru) di atas Hotel Yamato sebagai bentuk perayaan ulang tahun Ratu Wilhelmina. Tindakan ini memicu kemarahan warga, karena dianggap sebagai bentuk provokasi terhadap kedaulatan Indonesia yang baru saja diproklamasikan.

Baca juga:

12 September Memperingati Hari Apa? Peristiwa Bersejarah hingga Perayaan Unik Dunia

Pada pagi harinya, ratusan rakyat Surabaya berkumpul dan mengepung hotel tersebut. Dua pemuda bernama Hariyono dan Koesno nekat memanjat bangunan dan merobek bagian biru dari bendera Belanda, menyisakan merah-putih sebagai lambang kemerdekaan Indonesia.

Peristiwa ini menjadi simbol perlawanan terhadap penjajahan dan diperingati setiap tahun oleh warga Surabaya, lengkap dengan reka ulang adegan historis yang menggugah semangat nasionalisme.

5. Peristiwa Sejarah Dunia pada 19 September

Berikut beberapa peristiwa penting lainnya yang juga terjadi pada tanggal 19 September dalam sejarah dunia:

  • 1926 – Stadion San Siro di Milan diresmikan.

  • 1945 – Rapat Raksasa Lapangan Ikada di Jakarta.

  • 1955 – Presiden Argentina Juan Perón digulingkan.

  • 1973 – Carl XVI Gustaf diangkat menjadi Raja Swedia.

  • 1983 – Saint Kitts dan Nevis merdeka dari Inggris.

  • 1985 – Gempa besar mengguncang Mexico City, menewaskan ribuan jiwa.

  • 2014 – Pembukaan Asian Games 2014.

Baca juga:

7 September Memperingati Hari Apa? Munir Meregang Nyawa di Udara

Tokoh Lahir pada 19 September

  • Ferry Porsche (1909) – Tokoh otomotif pendiri Porsche.

  • Cosmas Batubara (1938) – Mantan Menteri Perumahan Rakyat Indonesia.

  • Suryadharma Ali (1956) – Politikus Indonesia.

  • Cynthia Ramlan (1987) – Aktris Indonesia.

  • Harini Sondakh (1995) – Aktris Indonesia.

Tokoh Meninggal pada 19 September

  • James Garfield (1881) – Presiden Amerika Serikat ke-20.

  • Ronny Pattinasarani (2008) – Legenda sepak bola Indonesia.

#19 September Memperingati Hari Apa #September 2025 #Sejarah #Peristiwa #Kelahiran #Kematian #AC Milan
Bagikan
Ditulis Oleh

ImanK

Berita Terkait

Olahraga
Fabio Capello Minta Manajemen AC Milan Segera Tendang Rafael Leao Keluar dari San Siro
Kabar mengenai ketertarikan klub-klub raksasa Eropa ditengarai menjadi pemicu utama sang penyerang sayap ingin segera angkat kaki dari Serie A Italia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Fabio Capello Minta Manajemen AC Milan Segera Tendang Rafael Leao Keluar dari San Siro
Olahraga
Rafael Leao Tolak Galatasaray, Masih Sabar Tunggu Arsenal dan Manchester United
Rafael Leao telah menolak tawaran Galatasaray. Ia kini masih sabar menunggu tawaran dari Arsenal atau Manchester United.
Soffi Amira - Kamis, 04 Juni 2026
Rafael Leao Tolak Galatasaray, Masih Sabar Tunggu Arsenal dan Manchester United
Olahraga
AC Milan Musim Depan Diprediksi Lebih 'Italia', Sudah Bosan Pakai Produk Impor?
Siapa pun pelatih maupun direktur pilihan manajemen nanti, inti kekuatan tim musim depan wajib mengandalkan talenta lokal Italia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
AC Milan Musim Depan Diprediksi Lebih 'Italia', Sudah Bosan Pakai Produk Impor?
Olahraga
Sudah Cukup Puas di AC Milan, Rafael Leao Pergi untuk Cari Babak Baru Kariernya
Penyerang Rafael Leao memutuskan pergi dari AC Milan untuk mencari tantangan baru bagi karier sepak bolanya.
Frengky Aruan - Minggu, 31 Mei 2026
Sudah Cukup Puas di AC Milan, Rafael Leao Pergi untuk Cari Babak Baru Kariernya
Olahraga
Alasan di Balik Zlatan Ibrahimovic Lolos dari Pemecatan di AC Milan
Zlatan Ibrahimovic lolos dari pemecatan menyusul kegagalan AC Milan lolos ke Liga Champions.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Alasan di Balik Zlatan Ibrahimovic Lolos dari Pemecatan di AC Milan
Olahraga
Gelandang AC Milan Adrien Rabiot Alternatif bagi Inter
Inter Milan hanya harus merogoh kocek 20 juta euro untuk Adrien Rabiot, ebih murah dari Manu Kone
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Gelandang AC Milan Adrien Rabiot Alternatif bagi Inter
Olahraga
AC Milan Bangun Komunikasi dengan Mauricio Pochettino, Sinyal Positif Hadir dari Pertemuan
AC Milan dilaporkan telah membangun komunikasi dengan Mauricio Pochettino
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
AC Milan Bangun Komunikasi dengan Mauricio Pochettino, Sinyal Positif Hadir dari Pertemuan
Olahraga
Andoni Iraola Kurang Tertarik ke AC Milan karena Anggaran Belanja Pemain Kecil
Andoni Iraola, pelatih asal Spanyol itu disebut lebih tertarik menuju Crystal Palace.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Andoni Iraola Kurang Tertarik ke AC Milan karena Anggaran Belanja Pemain Kecil
Olahraga
Sosok Kunci dalam Sukses Pep Guardiola di Manchester City Dibidik AC Milan Isi Pos Direktur Sepak Bola
Manchester City menjelma menjadi kekuatan dominan di Inggris dan Eropa bersama Begiristain.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Sosok Kunci dalam Sukses Pep Guardiola di Manchester City Dibidik AC Milan Isi Pos Direktur Sepak Bola
Olahraga
Gagal ke Liga Champions, AC Milan Bersih-Bersih Depak Pelatih Massimiliano Allegri Dkk
AC Milan resmi memecat pelatih Massimiliano Allegri setelah menutup musim Serie A 2025/26 di posisi kelima dan gagal lolos ke Liga Champions.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Gagal ke Liga Champions, AC Milan Bersih-Bersih Depak Pelatih Massimiliano Allegri Dkk
Bagikan