153.266 Murid SD di Jakarta Siap Ikut UN

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Minggu, 17 Mei 2015
153.266 Murid SD di Jakarta Siap Ikut UN

Do'a sebelum Ujian Nasional (ANTARA FOTO/Alfian Rumagit)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Pendidikan - Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Sekolah Dasar (SD) tinggal menghitung hari. Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengaku sudah mulai mendistribusikan seluruh soal Ujian Nasional ke semua wilayah di Provinsi DKI Jakarta.

Kepala Biro Humas Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Bowo Irianto menjelaskan proses distribusi soal sudah disalurkan ke lima titik kota madya DKI Jakarta. Lima titik lokasi distribusi naskah soal UN SD 2015 tersebut antara lain:

1. SDN Menteng 03 (Jakarta Pusat)
2. SD Swasta Jubilee (Jakarta Utara)
3. SD Swasta Al Azhar 1 Kebayoran Baru (Jakarta Selatan)
4. SD swasta Sevilla (Jakarta Timur)
5. SD Swasta Notre Dame (Jakarta Barat)

"Kemarin soal sudah dibagi ke sub rayon. Pakai video conference pusatnya ada di SD Menteng 03. Sudah secara simbolis dilakukan oleh Kepala Dinas dan Wakil Kepala Dinas," ungkap Bowo Irianto ketika dihubungi merahputih.com, Jakarta, Minggu, (17/5).

Adapun sebanyak 153.266 peserta Sekolah Dasar sederajat yang siap menghadapi UN. 153.266 peserta ini berasal dari 3.244 sekolah yang ada di DKI Jakarta. Dengan rincian SD sebanyak 140.704 peserta didik, Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 12.430 peserta didik dan SD Luar Biasa (SD/LB) sebanyak 132 peserta didik.

Sementara itu, berdasarkan wilayah untuk tingkat SD, di Jakarta Pusat ada sebanyak 13.655 peserta didik yang siap mengikuti UN, di Jakarta Utara ada 21.562 peserta didik, Jakarta Barat ada 30.956 peserta didik, Jakarta Selatan ada 30.932 peserta didik, Jakarta Timur ada 43.178 peserta didik dan Kepulauan Seribu ada 411 peserta didik.

Sedangkan untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI), Jakarta Pusat ada 314 peserta didik, Jakarta Utara ada 1.968 peserta didik, Jakarta Barat ada 3.049 peserta didik, Jakarta Selatan ada 3.750 peserta didik, Jakarta Timur sebanyak 3.271 peserta didik dan Kepulauan Seribu sebanyak 78 peserta didik.

Untuk diketahui, pelaksanaan UN SD sendiri akan dilakukan pada tanggal 18-20 Mei 2015. Dengan mata pelajaran yang diujikan Bahasa Indonesia pada tanggal 18 Mei, Matematika pada tanggal 19 Mei, Ilmu Pengetahuan Alam pada tanggal 20 Mei.

"Sementara ini masih menggunakan paper based test, Pemindaian lembar jawabannya sendiri akan dilakukan oleh Tim Pemindai dari Dinas Pendidikan DKI," tutupnya. (rfd)

 

BACA JUGA:

Doa Bersama Jelang Ujian Nasional

Soal Bocor, JK Minta Ujian Nasional Diulang

Potret Suasana Ujian Nasional Berbasis Komputer

Euforia Kelulusan Ujian Nasional

#Ujian Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tok! Ujian TKA SMA Tahun Ini Dimajukan ke Oktober 2026, Daftar Mulai Agustus
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi menetapkan jadwal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA tahun ajaran 2026/2027.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Tok! Ujian TKA SMA Tahun Ini Dimajukan ke Oktober 2026, Daftar Mulai Agustus
Indonesia
Bocor, Mendikdasmen Hilangkan Kata "Zonasi" dan "Ujian"
Istilah "zonasi" dan "ujian" dipastikan dihilangkan dan akan diganti dengan mekanisme lainnya pada pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 20 Januari 2025
Bocor, Mendikdasmen Hilangkan Kata
Indonesia
DPR Saran Sistem Zonasi PPDB Dihapus, Seleksi Balik Berdasarkan Nilai UN
Komisi X DPR RI meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengkaji sistem Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan menghapus jalur zonasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 November 2024
DPR Saran Sistem Zonasi PPDB Dihapus, Seleksi Balik Berdasarkan Nilai UN
Indonesia
DPR Harap Wacana Pemberlakuan Kembali UN Tak Cuma Sekadar Ikuti Tren
Wacana digulirkannya kembali UN muncul usai dipecahnya Kemendikbudristek menjadi tiga kementerian
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 Oktober 2024
DPR Harap Wacana Pemberlakuan Kembali UN Tak Cuma Sekadar Ikuti Tren
Bagikan