12 "Tumbal Nyawa" Selama Kompetisi 2017, Terbanyak Sepanjang Sejarah

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 10 Desember 2017
12

RIP Banu Rusman. Foto: Youtube

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kompetisi Indonesia (Liga 1 dan 2) musim 2017 memang telah berakhir pada bulan lalu. Selama penyelenggaraan yang dikomandoi PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih banyak permasalahan yang timbul mulai dari kerusuhan pemain, kinerja wasit, hingga suporter tewas.

Problematika yang paling disorot pada gelaran kompetisi 2107 adalah kerusuhan antarsuporter yang menyebabkan sejumlah pendukung harus menjadi korban. Total selama 2017, sudah 12 "tumbal nyawa di sepak bola Indonesia. Terbanyak sepanjang sejarah.

Berdasarkan data dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Save Our Soccer (SOS) 65 nyawa suporter hilang akibat kejamnya sepak bola nasional sejak Liga Indonesia digulirkan pada 1994/1995.

Dari ke-12 korban, ada empat kasus kematian suporter yang menyita perhatian publik.

1. Catur Yuliantono

Catur menjadi korban tewas ketika menyaksikan pertandingan timnas Indonesia melawan Fiji di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi, 2 September 2017.

Warga Duren Sawit, Jakarta Timur itu meninggal dunia setelah terkena petasan yang dilemparkan seorang suporter. Catur menghembuskan nafas terakhirnya saat dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga, Bekasi Barat.

Catur adalah korban keempat yang tewas saat menonton aksi skuat Garuda.

2. Banu Rusman

Banu merupakan anggota Laskar Benteng Viola (LBV) yang meninggal dunia setelah dikeroyok sejumlah anggota TNI seusai pertandingan Persita Tangerang melawan PSMS Medan di Stadion Mini Cibinong, Bogor, Rabu (11/10).

Remaja 17 tahun itu mengalami pendarahan otak akbat dipukul balok dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON). Nahas, Banu wafat keesokan harinya.

Banu adalah fans Persita keempat yang tewas

3. Rizal Yanwar

Kematian Rizal menjadi catatan buruk pekan terakhir Liga 1. Anggota The Jakmania Sukatani Subkorwil Cikarang ini harus kehilangan nyawa setelah dikeroyok oknum pendukung Persib ketika menuju Stadion Patriot untuk melihat laga Persija v Bhayangkara FC, Senin (13/11).

4. Ricko Andrean

Ricko Andrean adalah seorang Bobotoh yang tewas karena dikeroyok seusai laga Persib Bandung Vs Persija Jakarta, Sabtu (22/7).

Ricko mengalami pukulan karena dikira pendukung The Jakmania. Ricko menghembuskan nafas terakhir pada Rabu (27/7) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.

Ricko meninggal dunia setelah tidak sadarkan diri sejak dibawa ke Rumah Sakit Santo Yusuf, Bandung, 22 Juli lalu.

Dengan banyaknya korban yang berjatuhan sepanjang 2017. PSSI dan Kemenpora harus melakukan pembenahan agar tragedi memilukan ini tidak terjadi di tahun depan.

Selain itu, Kemenpora juga melakukan evaluasi total terhadap kompetisi yang telah usai, mulai dari penegakkan aturan sampai pelanggaran yang dilakukan.

#Save Our Soccer #Suporter Sepak Bola
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
PSSI membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada klub yang gagal menjaga perilaku suporternya.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
Indonesia
Penyerang Bus Persib Ditangkap Pakai Baju Persija, Hasil Tes Urine Positif Sabu dan Ganja
Fakta baru penyerangan bus Persib U-18 di Tol Batang! Pelaku BPA positif sabu dan ganja, polisi temukan bong alat isap sabu dan miras di tasnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Penyerang Bus Persib Ditangkap Pakai Baju Persija, Hasil Tes Urine Positif Sabu dan Ganja
Indonesia
Pelaku Utama Penyerangan Bus Tim Akademi Persib Ditangkap, Botol Miras dan Sajam Ikut Disita
Polresta Batang tangkap pelaku pelemparan bus Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Tol Batang. Polisi sita batu bata, botol miras, dan senjata tajam!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Pelaku Utama Penyerangan Bus Tim Akademi Persib Ditangkap, Botol Miras dan Sajam Ikut Disita
Olahraga
Penyerang Bus Tim Akademi Persib Diduga Suporter Persija, Jakmania Buka Suara
Pengurus Pusat Jakmania mengecam keras aksi penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Jakmania dukung kepolisian usut tuntas pelaku penyerangan!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Penyerang Bus Tim Akademi Persib Diduga Suporter Persija, Jakmania Buka Suara
Indonesia
Persija Kutuk Penyerangan Bus Akademi Persib, Jangan Bunuh Talenta Muda dengan Trauma!
Persija Jakarta mengutuk aksi penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Macan Kemayoran desak polisi usut tuntas dan ingatkan rivalitas bukan alasan melukai!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
 Persija Kutuk Penyerangan Bus Akademi Persib, Jangan Bunuh Talenta Muda dengan Trauma!
Olahraga
Bus Tim Akademi Persib Diserang, Bobotoh Diultimatim Jangan Lakukan Aksi Balas Dendam
Manajemen Persib mengimbau Bobotoh tidak melakukan aksi balas dendam usai bus tim U-18 diserang di Batang. Kasus resmi diseret ke jalur hukum!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Bus Tim Akademi Persib Diserang, Bobotoh Diultimatim Jangan Lakukan Aksi Balas Dendam
Olahraga
Bus Persib Diserang di Rest Area Batang, Official Terluka Hingga Sembunyi di Tukang Tambal Ban
Bus Persib U-18 diserang di Rest Area Batang KM 360! Koper dijarah dan official terluka hingga sembunyi di lapak tambal ban. Cek kronologi resminya!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Bus Persib Diserang di Rest Area Batang, Official Terluka Hingga Sembunyi di Tukang Tambal Ban
Olahraga
10 Pemain Timnas Mati-matian Tahan Imbang Malaysia, Maarten Paes Puji Aksi Heroik 'Pengganti' Thom Haye
Maarten Paes puji gemuruh suporter di SUGBK yang jadi 'pemain ke-11' usai Thom Haye dikartu merah, bantu Indonesia tahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
10 Pemain Timnas  Mati-matian Tahan Imbang Malaysia, Maarten Paes Puji Aksi Heroik 'Pengganti' Thom Haye
Olahraga
Suporter Malaysia Sempat 'Terjebak' di GBK Usai Timnas Indonesia vs Malaysia, Ternyata Ini Sebabnya
Ratusan suporter Timnas Malaysia sempat tertahan lebih dari satu jam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) setelah laga Indonesia vs Malaysia
Frengky Aruan - Selasa, 29 September 2026
Suporter Malaysia Sempat 'Terjebak' di GBK Usai Timnas Indonesia vs Malaysia, Ternyata Ini Sebabnya
Olahraga
Apresiasi Dukungan Suporter saat Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Berharap Penuhi GBK Lagi Melawan Bangladesh
John Herdman meminta suporter kembali memenuhi GBK saat Timnas Indonesia menghadapi Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah dukungan luar biasa kontra Malaysia.
Frengky Aruan - Selasa, 29 September 2026
Apresiasi Dukungan Suporter saat Timnas Indonesia Vs Malaysia, John Herdman Berharap Penuhi GBK Lagi Melawan Bangladesh
Bagikan