Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

10 Tahun 'Gangnam Style', K-Pop makin Kencang Goyang Dunia

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 16 Juli 2022
10 Tahun 'Gangnam Style', K-Pop makin Kencang Goyang Dunia

Kesuksesan Gangnam Style membuat nama Psy mendunia. (Foto: Schoolboy/universal music group)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENGENAKAN tuksedo biru cerah, rambut ditata klimis, dan kacamata hitam, Psy muncul menyanyikan lirik nan cathcy, ‘Oppa, Gangnam style’, diikuti gaya dance ikonik menunggang kuda. Tak perlu waktu lama bagi lagu dance itu menginfeksi dunia dengan ‘semangat gaya Gangnam’. Tak ada yang tak mengenal gaya dance menunggang kuda, dan semua orang tak akan menolak berdansa dengan beat enerjik lagu Gangnam Style dari Psy.

Satu dekade kemudian, 15 Juli 2022, lagu Gangnam Style tetap menjadi sebuah ikon pencapaian dalam dunia musik. Saat dirilis perdana pada 15 Juli 2012, lagu tersebut ‘membajak’ dunia maya. Video musiknya berseliweran di linimasa Facebook. Gangnam Style debut di Billboard Hot 100 di September. Beberapa minggu kemudian, lagu hit itu bercokol di posisi runner-up tangga lagu AS tersebut. Video musik yang menampilkan Psy menari menunggang kuda bersama para perempuan cantik menjadi yang pertama mencapai 1 juta views di Youtube.

Dalam sekejap, Psy, yang sudah terkenal di negeri asalnya, berubah menjadi fenomena global. Dalam setahun, seperti dilansir CNN, penyanyi bernama asli Park Jae-sang tersebut memecahkan tiga rekor dunia dan tercatat di Guiness World Records. Dengan popularitas globalnya, Psy berkesempatan manggung bersama Madonna di Madison Square Garden. Psy, yang kala itu berusia 35 tahun, mengatakan kesuksesan Gangnam Style merupakan sesuatu yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Psy di lagu Gangnam Style. (Foto: Ist)
Psy di lagu Gangnam Style. (Foto: Ist)

“Itu seperti merayakan ulang tahun. Kamu antusias di hari sebelumnya lalu hal gila dan liar terjadi esoknya,” kata Psy dalam sebuah wawancara dengan CNN di markas P-Nation, label rekaman yang ia dirikan di 2018, jelang peringatan 10 tahun hit ikoniknya tersebut.

Gangnam Style sudah pasti menempatkan nama Psy di skena musik dunia. Namun, impak dari ketenaran lagu itu jauh melampaui itu. Keviralan hit tersebut telah menyebarkan virus ‘gelombang Korea’ secara global. Bak katalis dalam sebuah senyawa kimia. Pemerintah Korea Selatan memang tak main-main dalam urusan ini. Mereka telah ‘berinvestasi’ lewat musik dan media sejak 1990-an untuk menggetarkan gelombang hallyu secara global. Profesor asosiasi untuk studi K-pop dan hallyu di Kampus Korea Selatan George Mason University Lee Gyu-tag menyebut Gangnam Style lah yang membawa kultur pop Korea Selatan ke lampu sorot di luar Asia Timur. “Menjadi viral di platform media daring ini, seperti Youtube, membuat hallyu menjadi populer dan besar di luar negeri,” katanya.

Setelah 10 tahu berlalu, talenta seni Korea Selatan kini punya tempat tersendiri di skena musik dunia. Banyak yang mencapai level popularitas global dan punya fandom nan massif. BTS misalnya. Septet tersebut menjadi musisi dengan penjualan tertinggi di 2021. Mereka ada di mana-mana, mulai dari tampil di Grammy, American Music Awards, General Assembly PBB, hingga di Gedung Putih untuk bertemu Presiden AS Joe Biden guna membicarakan antikebencian Asia.

BACA JUGA:

Bikin 'That That' Bareng, Suga dan PSY Resmi Jadi 'Bestie'

Bintang lainnya, girl group Blackpink, telah tampil di berbagai festival musik besar Coachella. Tak hanya itu, mereka juga berkolaborasi dengan nama-nama besar seperti Lady Gaga dan Selena Gomez. Seolah pencapaian musik belum cukup, setiap member Blackpink merupakan brand ambassador untuk rumah mode mewah ternama dunia.

“Tanpa kesuksesan Gangnam Style, saat ini mungkin tak ada BTS ataupun Blackpink,” kata Gyu-tag. Tak dimungkiri, penyanyi bernama asli Park Jae-sang itu telah membuka jalan bagi musisi lain Korea Selatan untuk mendunia. BTS kerap menyebut (dan berterima kasih kepada) Psy karena telah membantu membuat K-pop global. Suga bahkan membantu memproduseri lagu baru Psy, That That. Lagu itu menjadi single perdana untuk album Psy 9th. Sunbae-nim membuka jalan bagi K-pop di AS. Hal itulah yang memudahkan BTS mengikuti jalur yang telah terbuka,” kata Suga dalam wawancara belakang layar yang diunggah di akun Youtube Psy.

Psy x Suga BTS
Gandeng Suga untuk kolaborasi di lagu 'That That'. (foto: Twitter @psy_oppa)

Bagi Psy, kesuksesan yang ia raih secara global bak dua sisi mata uang. Ia merasa senang dan antusias, tapi juga sedikit kewalahan dan ‘merasa hampa di dalam’. Saat melihat ‘junior’-nya berkembang mengglobal, Psy mengaku mendukung dan menyemangati mereka. “Beban berat yang aku rasakan di 2022 itu dirasakan pula oleh BTS selama enam atau tujuh tahun hingga kini,” katanya.

Ya, menjadi musisi tenar memang membawa konsekuensi harapan tinggi untuk selalu mencetak hit. “Saat lagumu menjadi hit, lagu selanjutnya harus hit pula. Namun, saat yang hit ialah orangnya, kesuksesannya lebih bertahan. Dalam hal ini, aku telah mengalami lebih dulu dan BTS merasakan setelahnya,” katanya.

Meski belum membuat rekor yang menyamai kesuksesan Gangnam Style, Psy tetap berkarya di negerinya. Dalam satu dekade ini, ia konsisten membuktikan diri sebagai musisi dan penari yang bertujuan menghibur. Sejak 2012, ia telah merilis tiga album penuh. Selain itu, ia mendirikan P-Nation yang menemukan talenta baru Korea Selatan.

Baginya, berinteraksi dengan audiens dan membagi pengalaman merupakan sesuatu yang tak dapat ia jelaskan. “Aku merasa bangga dan puas di momen itu,” katanya.

Tahun boleh berganti, dekade bisa berlalu, tapi misi Psy tetap sama: membuat musik ceria, dance yang menyenangkan dan membawa kesenangan kepada fans. “Itu menjadi harapanku. Pemikiranku masih sama dengan 10 tahun lalu. Aku rasa akan tetap sama 20 tahun mendatang. Aku akan selalu menjadi seperti itu,” tutupnya.(dwi)

BACA JUGA:

Satu Dekade Berlalu, 'Gangnam Style' Masih Jadi Top 5 YouTube

#Musik #K-Pop
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Eric Chou Rilis 'All For You', Lagu Penutup untuk 'Spider-Man: Brand New Day'
Eric Chou merilis 'All For You', lagu penutup versi Taiwan untuk Spider-Man: Brand New Day yang terinspirasi perjalanan hidup Peter Parker.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 Juli 2026
Eric Chou Rilis 'All For You', Lagu Penutup untuk 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
The Lantis Hidupkan Kembali '(Jangan Terlalu) Posessif' Naif dengan Sentuhan Groovy
The Lantis menghadirkan versi baru “(Jangan Terlalu) Posessif” milik Naif. Lagu yang menjadi salah satu inspirasi utama perjalanan musik mereka.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
The Lantis Hidupkan Kembali '(Jangan Terlalu) Posessif' Naif dengan Sentuhan Groovy
ShowBiz
J.Y. Park Comeback Setelah 6 Tahun lewat 'Wet', Jadi Anthem Waterbomb 2026
Setelah enam tahun, J.Y. Park kembali dengan lagu bertema musim panas lewat 'Wet'. Lagu ini menjadi anthem Waterbomb 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
J.Y. Park Comeback Setelah 6 Tahun lewat 'Wet', Jadi Anthem Waterbomb 2026
ShowBiz
Rasyiqa Hadirkan Interpretasi Baru 'Jangan Kau Lepas', Lagu Alexa Kembali Dihidupkan
Rasyiqa merilis 'Jangan Kau Lepas'. Lagu Alexa yang populer pada 2008 ini hadir dengan interpretasi dan sentuhan baru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Rasyiqa Hadirkan Interpretasi Baru 'Jangan Kau Lepas', Lagu Alexa Kembali Dihidupkan
ShowBiz
Jennie Buka Cerita tentang Hubungan Tanpa Status Lewat Single 'Less Than a Lover'
Jennie kembali dengan 'Less Than a Lover', lagu yang mengangkat kisah situationship atau hubungan tanpa status. Diperkuat lewat video musik bernuansa sinematik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Jennie Buka Cerita tentang Hubungan Tanpa Status Lewat Single 'Less Than a Lover'
ShowBiz
Melisa Darusman Rilis Album Debut 'Beda', Rekam Jejak Emosi dan Perjalanan Hidup
Melisa Darusman resmi merilis album debut 'Beda' yang berisi sembilan lagu tentang harapan, kehilangan, cinta, keberanian, dan berdamai dengan diri.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Melisa Darusman Rilis Album Debut 'Beda', Rekam Jejak Emosi dan Perjalanan Hidup
ShowBiz
Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'
Dongker merilis “Lagu Selepas Hujan” pada 24 Juli 2026 sebagai single ketiga sekaligus penutup menuju album kedua 'Melankolia Radikal'.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
Dongker Rilis 'Lagu Selepas Hujan', Balada Reflektif Jelang Album 'Melankolia Radikal'
ShowBiz
Kanye West Resmi Gelar Konser 'Ye Live in Jakarta', Catat Tanggal dan Jadwal Penjualan Tiket
Kanye West dipastikan menggelar konser 'Ye Live in Jakarta' pada 24 Oktober 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Simak jadwal penjualan tiketnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Kanye West Resmi Gelar Konser 'Ye Live in Jakarta', Catat Tanggal dan Jadwal Penjualan Tiket
ShowBiz
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
Pada bagian pembuka, YAYAYA menghadirkan nuansa sendu melalui lirik yang mengisahkan seseorang yang masih terjebak dalam kenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Lagu 'YAYAYA' Uno Laothong Viral, ini Lirik dan Maknanya
ShowBiz
RESCENE Rilis Special Single 'Pretty Girl', Angkat Pesan Percaya Diri dan Cinta Diri
RESCENE kembali dengan special single 'Pretty Girl'. Lewat lagu ini, girl group K-pop tersebut mengajak pendengar memaknai kecantikan sebagai keberanian.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
RESCENE Rilis Special Single 'Pretty Girl', Angkat Pesan Percaya Diri dan Cinta Diri
Bagikan