PDIP Solo Laporkan Respati-Astrid ke Bawaslu Setelah Bagi-bagi Sembako saat Blusukan bersama Gibran

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 11 Januari
PDIP Solo Laporkan Respati-Astrid ke Bawaslu Setelah Bagi-bagi Sembako saat Blusukan bersama Gibran

Ketua Bawaslu Kota Solo Budi Wahyono. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - DPC PDIP Solo melaporkan pasangan calon Respati Ardi-Astrid Widayani, yang diusung KIM Plus di Pilkada Solo 2024 ke Bawaslu, Rabu (11/9).

Laporan tersebut karena adanya bagi-bagi sembako saat blusukan bareng Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka di sejumlah lokasi kelurahan di Solo, Selasa (10/9).

Wakil Ketua DPC PDIP Bidang Politik Hukum Perundang-undangan dan Advokasi Rakyat, Suharsono, mengatakan pembagian paket berisi sejumlah sembako, seperti minyak goreng, disertai susu dan buku itu terjadi di Kelurahan Sondakan dan Gilingan.

“Kami mendapatkan laporan berupa foto dan video bagi-bagi sembako saat paslon tersebut blusukan. Barang bukti itu sudah kami dilaporkan ke Bawaslu,” kata Suharsono, Rabu (11/9).

Menurutnya, tindakan ini tidak bisa dibiarkan sehingga KPU dan Bawaslu harus bertindak tegas.

“Bawaslu dan KPU bisa mencegah tindakan yang mencederai demokrasi. Itu tindakan yang merusak demokrasi dan mengotori Pemilu yang harus dihentikan segera oleh penyelenggara pemilu,” kata dia.

Baca juga:

Dugaan Gratifikasi Shopee di Solo, Gibran: Profesional Kerja Sama

Ketua Tim Pemenangan Pilkada DPC PDIP Solo, YF Sukasno, mengatakan pihaknya juga mendapatkan pesan ejekan. Dalam ejekan tersebut, disebut jika paslon dari PDIPjika tidak bagikan sembako tidak usah ikut Pilkada.

“Ada yang WA ‘Pak ini pembagian sembako tidak merata, warga banyak yang tidak dapat.’ Ada yang ngomong ‘jagone kana wis andum sembako, jagomu nek ora andum sembako ora usah melu Pilkada,’ kata Sukasno.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Solo Budi Wahyono membenarkan adanya laporan dari DPC PDIP Solo tersebut dan ditindaklanjuti. Untuk tahapan KPU sendiri saat ini belum ada penetapan paslon di Pilkada Solo 2024.

“Karena belum ada penetapan paslon di Pilkada Solo 2024, kegiatan Respati-Astrid bagian dari sosialisasi,” ujar Budi.

Meskipun demikian, ia mengimbau pada bakal calon tidak melakukan upaya-upaya, misalnya pembagian sembako dan uang.

“Tapi kalau sekadar memasang alat peraga sosialisasi, itu bagian dari mereka rebut ruang untuk sosialisasi," katanya

Adapun Ketua DPC Gerindra Solo Ardianto Kuswinarno, menyebut pembagian sembako yang dilakukan Respati-Astrid adalah hal yang wajar. Sementara itu, KPU juga belum menetapkan Paslon di Pilkada Solo 2024.

“Sekarang belum ada tahapan penetapan calon Pilkada Solo. Pembagi sembako, itu belum melanggar, kan belum ada penetapan. Kalau sudah ada penetapan, itu membagi sembako sudah salah,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#PDIP #Pilkada Solo #Gibran Rakabuming Raka #Bawaslu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Frengky Aruan

Jurnalis dan editor senior yang berkarier di media nasional sejak 2011. Mengawali karier sebagai reporter di BolaNews (Kompas Gramedia Group), kemudian menjadi editor di Sport Satu, sebelum bergabung sebagai Editor Senior di MerahPutih.com dan BolaSkor.com. Berpengalaman meliput perkembangan sepak bola nasional sejak era dualisme PSSI, dengan fokus pada jurnalisme investigasi, wawancara mendalam, analisis taktis dan statistik olahraga, penyuntingan berita, serta jurnalisme cek fakta untuk berbagai isu yang menjadi perhatian publik.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Survei Celios Sebut Kebijakan Pemerintah Bikin Stres Warga, Ini Kata Gibran
Kritik yang disampaikan kepada pemerintah maupun dirinya, termasuk melalui laporan Celios, perlu ditindaklanjuti dengan evaluasi dan perbaikan kebijakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Survei Celios Sebut Kebijakan Pemerintah Bikin Stres Warga, Ini Kata Gibran
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Polemik Ijazah Gibran Masih Berlanjut, Pengamat Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum
Polemik ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, kini belum mereda. Direktur P3S, Jerry Massie, menilai setiap calon pejabat negara harus memenuhi persyaratan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Polemik Ijazah Gibran Masih Berlanjut, Pengamat Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
Pengamat Sebut Polemik Ijazah Gibran Belum Tertutup, Ada Peluang Pembahasan di DPR
Polemik ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka, kemungkinan berlanjut ke DPR. Hal itu diungkapkan Direktur P3S, Jerry Massie.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Pengamat Sebut Polemik Ijazah Gibran Belum Tertutup, Ada Peluang Pembahasan di DPR
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
NasDem Bantah Gagas Pemakzulan Wapres Gibran, Belum Ada Arahan Surya Paloh Mungkin Dibahas di Fraksi
Beredar dokumen pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka berpelat Fraksi NasDem di DPR. Simak penjelasan detailnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
NasDem Bantah Gagas Pemakzulan Wapres Gibran, Belum Ada Arahan Surya Paloh Mungkin Dibahas di Fraksi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Pemerintah Belum Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran, Masih Tunggu Perkembangan
Istana belum bahas putusan MK soal ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Hal itu diungkapkan Wamensesneg, Bambang Eko Suhariyanto.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Pemerintah Belum Bahas Putusan MK soal Ijazah Gibran, Masih Tunggu Perkembangan
Indonesia
Respons Prabowo soal Putusan MK Pendidikan Gibran Belum Terungkap, Ini Kata Wamensesneg
Wamensesneg Bambang Eko Suhariyanto mengaku belum mengetahui respons Prabowo terkait putusan MK soal syarat pendidikan Gibran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Respons Prabowo soal Putusan MK Pendidikan Gibran Belum Terungkap, Ini Kata Wamensesneg
Bagikan