MERAHPUTIH.COM - KANCAH hardcore Kota Malang kembali kedatangan wajah baru lewat kehadiran WRONGLIFE. Band yang diperkuat oleh Gigsy Almero (vokal), Alan Daniar (gitar), Ababil (gitar), Calvyn (bass), dan Fanuel Djalu (drum) ini resmi memulai langkah mereka dengan merilis EP perdana bertajuk False Majority melalui Greedy Dust Records pada 26 Juni 2026.
EP yang memuat enam lagu tersebut menjadi medium bagi WRONGLIFE untuk menyuarakan keresahan terhadap berbagai persoalan sosial, politik, hingga lingkungan yang mereka saksikan. Lewat False Majority, mereka menyoroti bagaimana kebijakan yang lahir dari segelintir pihak kerap membawa dampak luas bagi kehidupan masyarakat.
Baca juga:
The Changcuters Rilis Album Baru 'WOW MA', Kembali ke Jalur Indie Setelah 5 Tahun
Judul False Majority dipilih untuk menggambarkan kondisi ketika klaim atas nama 'mayoritas' dijadikan pembenaran atas suatu keputusan, padahal manfaatnya justru lebih banyak dinikmati kelompok tertentu. Melalui karya ini, WRONGLIFE mengajak pendengar mempertanyakan relasi antara kekuasaan, keadilan, serta siapa yang sebenarnya harus menanggung akibat dari berbagai kebijakan yang diambil.
Kami ingin mengajak pendengar untuk lebih kritis terhadap kekuasaan, tidak mudah menerima narasi begitu saja, serta berani mempertanyakan keputusan-keputusan yang berdampak pada kehidupan banyak orang.
Gigsy dan Alan, vokalis serta gitaris WRONGLIFE
Tak hanya mengangkat isu penyalahgunaan kekuasaan, EP ini juga memberikan sorotan terhadap persoalan lingkungan. WRONGLIFE menekankan pentingnya menjaga hutan Papua sebagai ruang hidup masyarakat adat sekaligus habitat yang menyimpan kekayaan hayati. Di sisi lain, mereka juga menyinggung dampak alih fungsi lahan dan ekspansi perkebunan kelapa sawit yang dinilai berpotensi meningkatkan risiko bencana, termasuk banjir, di berbagai wilayah Indonesia.(far)
Baca juga:
Andien Rilis Album Kesembilan 'Sehidup Semusik', Padukan Nostalgia dan Eksplorasi