MerahPutih Internasional - Aktivis pembebasan Palestina mendekorasi pohon Natal dengan hiasan sisa tabung gas air mata dan granat kejut yang pernah digunakan tentara Israel. Aksi tersebut terjadi di Bethlehem, kawasan Tepi Barat yang hingga kini diduduki Israel.
Para aktvis tersebut menghiasi pohon Natal di Bethlehem Manger Square jelang Natal kemarin yang merupakan aksi simbolis atas protes terhadap kekejaman Tel Aviv di wilayah pendudukan. Hal tersebut diungkapkan Farid al_Atrash, ketua komisi hak asasi manusia di bagian selatan.
Seperti yang dikutip dari PressTV, aksesori yang digunakan merupakan sisa dari senjata yang digunakan tentara zionis dalam bentrokan dengan warga Palestina di Tepi Barat.
"Dunia harus bertindak untuk menyelamatkan warga Palestina dan meminta Israel untuk bertanggung jawab atas semua kejahatan selama pendudukan terhadap warga tak bersenjata di Palestina," ujarnya.
Dalam insiden yang terjadi awal pekan lalu, pasukan Israel menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran Palestina yang berpakaian Santa Claus di Tepi Barat.
Para pengunjuk rasa menuju pos pemeriksaan di perbatasan yang menghubungkan sebelah timur Yerussalem dengan al_Quds.
Para demosntran tersebut menyerukan bahwa kelahiran Yesus Sang Juru Selamat membawa pesan perdamaian, kebebasan dan keadilan.
"Kami ingin merayakan Natal tanpa kekerasan," ujar para demonstran.
Ketegangan di Tepi Barat dan Timur selama satu bulan belakangan. Apalagi warga Palestina merasa pasukan Israel telah menodai kesucian Masjid Al-Aqsa dan dengan keji melakukan pembunuhan terhadap salah satu Menteri Palestina di Tepi Barat. (MP/WAN)