MerahPutih.com - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengaku, ada sejumlah warga yang mengingikan agar jembatan 'Kota Paris' di Johar Baru, Jakarta Pusat, dibongkar.
Alasan mereka dikarenakan keberadaannya disinyalir menjadi akses penghubung terjadinya tawuran antar warga di wilayah tersebut. Hal itu diketahui dari laporan RW setempat.
"Ini sudah 4 kelurahan, Galur, Tanah Tinggi, Kampung Rawa dan Johar Baru (menginginkan jembatan dirobohkan)," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (20/4).
Mengenai hal tersebut, kata Riza, pihaknya masih menunggu hasil kajian terkait perlu atau tidaknya jembatan 'Kota Paris' itu dihancurkan.
"Ini masih dalam proses pengkajian, dan tentu prosesnya tidak seperti membalikkan telapak tangan. Karena jembatan ini sebagai tempat penghubung," paparnya.
Terlebih Riza menerangkan, jembatan tersebut memiliki fungsi sebagai penghubung, komunikasi dan pengantar warga dari satu tempat ke tempat lain. Sehingga perlu pengkajian dan pertimbangan, dalam memutuskannya.
"Dalam waktu dekat akan kita putuskan yang terbaik. Apakah dirubuhkan, ataukah dicari solusinya atau jembatan tetap bisa difungsikan tapi tidak digunakan untuk tawuran. Nanti kita akan umumkan," pungkasnya.
Seperti diketahui, masyarakat di kawasan jembatan 'Kota Paris' Johar Baru, mengeluhkan dengan maraknya tawuran di lingkungannya.
Dikarenakan para pelaku tawuran kerap berlarian dan melintasi jembatan tersebut dan mengarah ke rumah-rumah warga sambil membawa senjata tajam.
Warga pun sekitar pun meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat untuk membongkar jembatan itu. (Asp)