Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Volume Kendaraan Masih Tinggi, Arus Balik Masih Dirasakan di Tol Jakarta-Cikampek

Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026

MerahPutih.com - Masyarakat masih manfaatkan libur lebaran dengan menunda arus balik Lebaran, terutma ke daerah Jakarta.

Arus balik masih terasa di ruas Tol Jakarta-Cikampek, seiring masih tingginya volume kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut.

Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menyampaikan pada periode Hari H hingga H+9 Idul Fitri (21–30 Maret 2026), tercatat sebanyak 670.470 kendaraan melintas menuju arah Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama.

Jumlah kendaraan yang melintas itu meningkat signifikan sebesar 135,77 persen dibandingkan angka lalu lintas normal sebanyak 284.375 kendaraan.

Baca juga:

Antrean Kendaraan Arus Balik Mengular di Pelabuhan Ketapang, ASDP Kerahkan 34 Unit Kapal

Sementara data lalu lintas periode H-10 hingga H+9 (11–30 Maret 2026), tercatat sebanyak 846.535 kendaraan dari wilayah Timur Trans Jawa atau meningkat 51,22 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 559.820 kendaraan.

Sedangkan pada data shift 1 tanggal 31 Maret 2026, tercatat sebanyak 10.607 kendaraan atau meningkat 36,18 persen dari lalu lintas normal sebanyak 7.789 kendaraan.

"Data tersebut menunjukkan bahwa arus balik dari wilayah Timur Trans Jawa masih terus berlangsung" katanya.

JTT tetap mengoptimalkan pelayanan di Gerbang Tol Cikampek Utama dengan mengoperasikan 17 gardu tol untuk arah Jakarta dan 13 gardu tol untuk arah Jawa.

Selain itu, melalui PT Jasamarga Semarang Batang, pihaknya masih memberlakukan potongan tarif tol sebesar 23 persen untuk seluruh transaksi di Ruas Jalan Tol Batang–Semarang yang berlaku hingga 31 Maret 2026.

Sementara itu, untuk kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama tercatat sebanyak 340.444 kendaraan, naik 20,26 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 283.095 kendaraan.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menilai pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran 2026 secara umum berjalan lancar, terkendali, dengan peningkatan pada aspek keselamatan pengguna jalan.

“Secara umum pelaksanaan mudik dan balik Lebaran tahun ini berjalan lancar dan terkendali. Kami juga melihat adanya peningkatan dari sisi keselamatan, yang menjadi indikator penting keberhasilan penyelenggaraan layanan infrastruktur jalan,” kata Dody.

Capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Kementerian PU, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), serta Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), termasuk PT Jasa Marga (Persero) Tbk, yang didukung dengan pemanfaatan teknologi pemantauan lalu lintas secara seketika melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC).

Berdasarkan data pemantauan Jasa Marga, volume lalu lintas keluar Jakarta mencapai 3,25 juta kendaraan atau meningkat 18,4 persen dibanding kondisi normal dan 2,3 persen dibandingkan Lebaran 2025. Sementara itu, volume kendaraan yang kembali ke Jakarta tercatat 2,98 juta kendaraan atau naik 10,8 persen dari kondisi normal.

Puncak arus mudik terjadi pada H-3 (18 Maret 2026) dengan 270.315 kendaraan, meningkat 4,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sedangkan puncak arus balik terjadi pada H+3 (24 Maret 2026) tercatat 256.338 kendaraan, lebih rendah dibandingkan tahun lalu maupun proyeksi awal.

Baca Artikel Asli