Merahputih.com - Teka-teki seputar transfer Kobbie Mainoo pada bursa transfer Januari akhirnya terjawab setelah sumber internal di Manchester United membantah keras rumor kepergiannya dari Teater Impian.
Meski santer dikaitkan dengan raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), Kobbie Mainoo dipastikan tidak akan dijual dalam kondisi apa pun. Keputusan ini mengunci spekulasi rumor hengkang Manchester United yang sempat membuat para pendukung Setan Merah waswas.
Musim ini, persaingan di lini tengah MU memang makin brutal menyusul datangnya sejumlah amunisi baru. Kendati demikian, posisi Kobbie Mainoo tetap aman dalam rencana taktik Michael Carrick. Pemain andalan Timnas Inggris tersebut tercatat sudah tampil lima kali sebagai starter di Liga Premier dan dua kali di pentas Liga Champions.
Baca juga:
Jadi, meski minat dari PSG dan beberapa klub elite Eropa lainnya nyata adanya, manajemen Setan Merah telah menegaskan bahwa mereka butuh tawaran dengan nominal luar biasa fantastis yang nyaris mustahil dipenuhi untuk sekadar memikirkan opsi melepas aset berharganya tersebut.
Sentuhan Emas Michael Carrick Selamatkan Karier Mainoo

Bukan rahasia lagi kalau masa depan Mainoo sempat abu-abu. Ia bahkan secara misterius dibekukan dari skuad utama pada era manajer sebelumnya, Ruben Amorim. Situasi pelik itulah yang awalnya memicu radar klub-klub top Eropa untuk membajaknya di pertengahan musim.
Namun, nasibnya berubah 180 derajat sejak Carrick mengambil alih kursi panas di Old Trafford. Sang pelatih melihat pemain kelahiran Stockport ini sebagai pilar krusial, baik untuk mendongkrak performa tim saat ini maupun untuk proyek jangka panjang klub.
Kepercayaan luar biasa dari sang manajer ternyata dibalas dengan loyalitas tinggi. Jebolan akademi MU ini merasa sangat berutang budi pada Carrick yang menyelamatkan kariernya dari keterpurukan masa lalu.
Dalam sesi wawancara terbarunya dengan The Independent awal pekan ini, Mainoo menceritakan betapa besarnya pengaruh Carrick terhadap mentalitasnya.
Saya sangat berterima kasih kepada bos (Carrick) yang langsung menaruh kepercayaan dan keyakinan kepada saya sejak ia datang. Dia memberikan banyak nasihat berharga, dan karena dia adalah mantan pemain yang tahu betul sejarah klub ini serta apa yang dibutuhkan untuk menang, saya benar-benar meresapi kata-katanya dan mencoba menerapkannya setiap hari saat latihan maupun pertandingan,
Janji Setia Bertarung Demi Fans dan Sang Manajer
Di tengah tekanan berat yang mendera klub, gelandang berusia 21 tahun itu menegaskan bahwa seluruh penggawa Setan Merah kini siap bertarung habis-habisan di lapangan.
Fokus mereka bukan sekadar menyelamatkan sisa musim ini, tetapi juga mengamankan posisi Carrick di kursi manajer.
Baca juga:
Saat ditanya apakah ruang ganti masih berjuang penuh demi sang pelatih, jawaban Mainoo sangat tegas.
"Ya, tentu saja. Cara kami membalas kepercayaan tersebut adalah dengan mendukung manajer di dalam maupun luar lapangan, serta berjuang keras sebagai sebuah tim. Di masa sulit seperti ini, kita tidak bisa berharap fans akan selalu bersorak senang jika hasil di lapangan mengecewakan. Kami berutang kepada mereka untuk memberikan hasil nyata agar mereka bisa kembali bersorak," jelas dia.
Menjelang dibukanya jendela transfer musim dingin, pesan dari markas latihan Carrington sudah tak bisa diganggu gugat: Mainoo is staying. Fokus sang gelandang saat ini hanyalah memperebutkan tempat utama dan memimpin kebangkitan Manchester United di paruh kedua musim.