Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Tobias Ginanjar Buka Suara soal Pembacokan Bobotoh, Tegaskan Pelaku Bukan The Jakmania

Frengky Aruan - Jumat, 30 Oktober 2026

MerahPutih.com - Ketua Umum Viking Persib Club (VPC), Tobias Ginanjar, bicara soal kasus pembacokan yang menewaskan Bobotoh bernama Arif Rahman Kusumah di Bogor. Ia menegaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, terduga pelaku bukan berasal dari kelompok suporter The Jakmania.

Tobias mengaku menerima banyak pertanyaan dari Bobotoh terkait perkembangan kasus tersebut. Ia juga mengapresiasi langkah cepat Polres Bogor yang berhasil menangkap terduga pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Namun, keterangan polisi yang menyebut terduga pelaku bukan bagian dari kelompok suporter mana pun masih menimbulkan tanda tanya di kalangan Bobotoh.

Baca juga:

Pelaku Pembacokan Bobotoh hingga Tewas di Bogor Bukan Suporter Sepak Bola, Simak Penjelasan Kapolres

Tentunya keterangan polisi tersebut pastinya bersumber dari keterangan awal pelaku bahwa pelaku menyampaikan dirinya bukan suporter,

kata Tobias dikutip dari BolaSkor.

Tobias Sebut Dugaan Keterkaitan dengan Suporter Lain

Tobias berharap polisi mendalami motif dan latar belakang terduga pelaku untuk mengungkap fakta di balik kasus pembacokan yang merenggut nyawa Bobotoh tersebut.

Menurutnya, sejumlah informasi yang diterima dari Bobotoh di Bogor dan pengurus The Jakmania setempat mengindikasikan adanya kemungkinan keterkaitan pelaku dengan kelompok suporter tertentu. Namun, kelompok yang dimaksud bukan The Jakmania.

Dari informasi-informasi yang kami dapat baik dari koordinasi dengan teman-teman Bobotoh di Bogor, lalu dengan pengurus Jakmania yang ada di Bogor dan ketika pelaku dirilis ke publik ternyata ada beberapa orang yang mengenali pelaku juga menyampaikan bahwa diduga pelaku terindikasi ke salah satu suporter yang klubnya berdomisili di Bogor namun sekarang sudah tidak ada lagi di Liga 1,

ujar Tobias.

Ia berharap informasi tambahan tersebut dapat menjadi bahan bagi kepolisian untuk mengungkap secara jelas identitas, latar belakang, dan motif terduga pelaku.

"Dan semoga informasi tambahan ini bisa ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian sehingga memang kejanggalan publik yang masih bertanya-tanya apakah yang bersangkutan terafiliasi suporter atau tidak bisa terjawab."

Tobias Imbau Bobotoh Tak Terprovokasi

Di tengah munculnya berbagai spekulasi, Tobias mengingatkan Bobotoh agar tidak terpancing perdebatan di media sosial. Ia juga meminta suporter tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi atau menuding kelompok tertentu tanpa bukti yang jelas.

Baca juga:

Tekad Kuat FC Seoul di 3 Laga Sisa Grup ACL Two, Persib Bandung Awas Kena Gulung

"Saya juga mengajak untuk menahan diri dari perdebatan-perdebatan di media sosial, tidak menyebarkan informasi yang memang belum valid informasinya dan tidak menuduh pihak-pihak yang memang belum jelas."

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra itu berharap penyelidikan kepolisian dapat menjawab berbagai pertanyaan publik sekaligus mencegah munculnya saling tuduh di antara kelompok suporter.

"Kita tunggu hasil penyelidikan yang dilakukan oleh kepolisian semoga bisa terungkap jelas apa motifnya dan dari suporter mana sehingga tidak ada lagi perdebatan dan saling tuduh di media sosial," tutur Tobias.

Baca Artikel Asli