MerahPutih.Com - Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Ahmad Rofiq mengaku bahwa Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan telah meminta kepada capres petahana Joko Widodo (Jokowi) untuk tidak meninggalkan PAN dalam penyusunan pimpinan DPR RI.
Pengakuan itu disampaikan Ahmad Rofig dalam diskusi publik bertajuk "Pemuda, Mana, Suaramu? Dicari: Pemuda Idaman Rakyat Pemuda Adalah Koentji" di D' CONSULATE Cafe & Lounge Jl Wahid Hasyim 49-51, Menteng-Jakarta Pusat, Sabtu (11/5).
"Pak Zul kan sejak awal menghadiri pelantikan gubernur Maluku. Pak Zulhas sudah minta dan berbisik ke Presiden Jokowi agar PAN tidak ditinggalkan dalam menyusunan kepemimpinan di DPR," kata Ahmad.
Dengan adanya bisikan itu, menurut dia, Zulhas telah membuka ruang untuk bergabungnya PAN ke koalisi Jokowi-Ma'ruf. Sebab sebelumnya sejumlah politisi PAN menyatakan komitmen bersama Prabowo-Sandi hanya sampai Pilpres 2019 saja.
"Membuka sekaligus meminta positioning pada Pak Jokowi agar tidak ditinggalkan," tutur dia.
Ahmad Rofiq yang juga Sekjen Partai Perindo itu mengaku akan membuka pintu yang selebar-lebarnya bila ada kubu sebelah yang ingin pindah haluan mendukung Jokowi-Ma'ruf.
"Artinya PAN itu kapan pun menyatakan dukungan pada Pak Jokowi pasti kita juga akan membuka lebar-lebar," ungkapnya.
Ahmad mengungkapkan, bahwa acara buka puasa di rumah Zulkifli Hasan Jumat (10/5) kemarin merupakan suatu gambaran hubungan yang baik antara legislatif dan eksekutif.
"Buka puasa kemarin kan lembaga tinggi. Saya kira cukup baik dan menunjukkan hububungan legislatif dan eksekutif berjalan cukup baik tanpa ada pertentangan dan ketegangan," tutupnya.(Asp)