Titik Lokasi Badan Pesawat Lion Air JT160 Ditemukan

Rabu, 31 Oktober 2018 - Thomas Kukuh

MerahPutih.com - Panglima TNI Jenderal Hadi Tjahjanto mendatangi posko evakuasi pesawat Lion Air di Jakarta International Container Terminal (JITC) Pelabuhan Tanjung Priok, Rabu (31/10) pagi. Kepada wartawan, Hadi mengatakan bahwa Basarnas mulai menemukan titik koordinat letak badan pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (28/10) lalu.

"Pagi hari ini saya mendapatkan penjelasan dari Kabasarnas (Marsekal Madya Muhammad Syaugi) tentang titik terang adanya dugaan kuat adalah bagian dari bagian badan pesawat JT610 itu," kata Hadi di posko evakuasi pesawat Lion Air Tanjung Priok, Rabu.

Meski demikian, dia belum menyampaikan kepada publik dimana titik yang dia maksud. Menurut dia, dirinya bersama TNI AL dan Basarnas akan mencari badan pesawat di koordinat tersebut terlebih dahulu.

"Dengan ditemukannya badan pesawat itu, proses evakuasi akan berjalan lebih mudah," ucap dia seperti dilansir Antara.

Panglima TNI
Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) bersama Kapolri, Jenderal Pol Tito Karnavian (kedua kanan) (ANTARA FOTO/Ampelsa)

Untuk membantu pencarian, saat ini TNI menurunkan KRI Rigel termasuk dari Geosurvey. Hadi pun ikut bersama tim untuk memantau langsung proses evakuasi yang sedang dilakukan.

"Pencarian akan difokuskan pada satu titik yang telah ditentukan untuk meyakinkan bahwa apa yang kita duga di dasar permukaan itu adalah bagian dari JT610," ucap Hadi.

Tak lama setelah memberikan keterangan kepada media, Hadi bersama Kepala Basarnas menaiki kapal TNI AL I Gusti Ngurah Rai.

Sebelumnya pesawat Lion Air JT 610 lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada pukul 6.20 Wib. Pesawat tesebut menuju Bandara Udara Depati Amir, Pangkal Pinang. Pesawat itu hilang kontak sekira pukul 6.33 Wib saat pesawat baru sekira 10 menit mengudara.

Pesawat nahas itu terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Diperkirakan seluruh penumpang berjumlah 189 orang di dalam pesawat tewas. Terdiri atas 178 orang dewasa, satu anak-anak, dua bayi, dan enam awak kabin. (*)

Bagikan

Baca Original Artikel

Berita Terkait

Bagikan