MerahPutih.com - Bek timnas Iran, Ehsan Hajsafi, mengkritik FIFA setelah tiba di Meksiko pada Minggu (7/6) waktu setempat.
Beberapa anggota rombongan mereka juga dikatakan masih belum memiliki visa AS, sebelum melakoni tiga pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 telah dipersulit, mulai dari masalah pemrosesan visa yang menyebabkan Iran memindahkan kamp pelatihannya dari Tucson, Arizona, ke Tijuana, Meksiko, yang berada di perbatasan California.
"Pertama-tama, kami sangat senang bahwa tim akhirnya tiba, dan kami gembira akan hal itu. Alhamdulillah, kondisi tim sangat baik." kata Hajsafi.
Namun, Hajsafi mempertanyakan soal lamanya proses pengurusan visa. Ia heran karena mengapa butuh waktu lama untuk memproses visa pemain yang akan bertanding di Piala Dunia 2026.
"Dengan semua yang terjadi, visa akhirnya dikeluarkan. Namun, secara pribadi, saya memiliki keluhan tentang FIFA. Mengapa butuh waktu begitu lama? Sejauh yang saya pahami, visa hanya dikeluarkan untuk para pemain dan beberapa anggota staf pelatih."
Baca juga:
Drama Dimulai, Iran Tuduh AS Balas Dendam usai Visa Delegasi Piala Dunia 2026 Ditolak
Sebagian Rombongan Timnas Iran Belum Punya Visa AS
Rombongan itu termasuk Sekretaris Jenderal Federasi Sepak Bola Iran, Hedayat Mombeini, dan wakil presidennya, Mehdi Mohammad Nabi.
"Sayangnya, beberapa anggota kunci staf pelatih kami, yang perannya sangat penting dalam tim, belum mendapatkan visa," kata Hajsafi.
Baca juga:
EA Sports Prediksi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol Difavoritkan Angkat Trofi!
Namun, tidak jelas apakah Hajsafi merujuk pada pelatih timnas Iran, Amir Ghalenoe. Pria 62 tahun itu dilaporkan termasuk di antara mereka yang visanya telah disetujui. Ia terlihat muncul di foto sebelum melakukan perjalanan ke Meksiko.
Iran telah berlatih di kota Antalya, Turkiye. Kemudian, mereka langsung terbang ke Tijuana, Meksiko, yang terletak di selatan San Diego. Mereka pergi ke sana menaiki jet pribadi dari bandara kota Mediterania tersebut.
Hajsafi adalah pemain pertama yang keluar dari pesawat dengan tanda maskapai penerbangan charter Jerman USC, yang tiba sekitar pukul 05.05 waktu setempat.
Baca juga:
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Hanya Bisa Masuk AS Saat Jadwal Pertandingan
Timnas Iran Dipantau Ketat oleh AS selama Piala Dunia 2026
Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio mengatakan, jika delegasi Iran akan dipantau secara ketat untuk siapa pun yang memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam.
"Kami tidak memiliki masalah dengan para atlet, seperti yang telah kami nyatakan sebelumnya, atau staf pendukung mereka. Tetapi yang tidak akan kami izinkan adalah mereka memasukkan sejumlah orang dalam delegasi mereka yang kami ketahui tidak ada hubungannya dengan atletik dan memiliki hubungan dengan IRGC atau hal-hal semacam itu," kata Rubio.
Iran menyelesaikan susunan timnya pada Senin (8/6), termasuk 17 pemain yang berbasis di dalam negeri yang klubnya belum bermain sejak Februari 2026 karena perang. (sof)