Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merasa terpojok dengan pengakuan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar kepada wartawan hari ini. SBY menepis tudingan sebagai inisiator yang menjerumuskan Antasari selama delapan tahun di dalam bui.
SBY direncanakan akan melakukan konferensi pers malam ini sekira pukul 21.00 WIB untuk membantah semua tuduhan yang dilontarkan oleh Antasari.
"Presiden RI ke 6 SBY akan menyampaikan press statement untuk merespon fitnah Antasari pada pukul 21.00 WIB di Mega Kuningan Timur VII no 26 malam ini usai Acara Dzikir," tulis Imelda Sari, Juru Bicara Partai Demokrat melalui pesan singkat, Selasa (14/2).
Sebelumnya, SBY juga telah membantah melalui akun Twitter resminya, tadi sore. Setidaknya SBY mengirim enam cuitan sanggahan. Termasuk di dalamnya menyebut Antasari melakukan penghancuran nama baik, dan para aktor di belakangnya, agar Agus Harimurti Yudhoyono kalah dalam Pilkada DKI 2017.
"Satu hari sebelum pemungutan suara Pilkada Jakarta (saya duga direncanakan), Antasari lancarkan fitnah & tuduhan keji terhadap saya," kata SBY. "Tujuan penghancuran nama SBY oleh Antasari & para aktor di belakangnya ~ agar Agus-Sylvi kalah dlm pilkada besok, 15 Feb 2017."
SBY juga menyatakan dalam waktu dekat akan melakukan bantahan terhadap pernyataan Antasari Azhar. Ia juga memastikan akan melakukan langkah hukum terhadap Antasari.
"Apa belum puas terus memfitnah & hancurkan nama baik saya sejak November 2016, agar elektabilitas Agus hancur & kalah *SBY*."
"Luar biasa negara ini. Tak masuk di akal saya. Naudzubillah. Betapa kekuasaan bisa berbuat apa saja. Jangan berdusta. Kami semua tahu *SBY*."
"Dalam waktu dekat akan saya sampaikan bantahan & penjelasan saya. Saya ingin saudaraku rakyat Indonesia tahu kebenaran yg sejati *SBY*"
"Tuduhan Antasari seolah saya sebagai inisiator kasusnya, jelas tidak benar. Pasti akan saya tempuh langkah hukum thd Antasari *SBY*"