Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Taktik 3-4-3 Ruben Amorim Bisa Saja Sukses, tapi Butuh Pemain yang Lebih Berkualitas

Soffi Amira - Selasa, 18 Februari 2025

MerahPutih.com - Taktik 3-4-3 yang digagas Ruben Amorim tak semudah yang dibayangkan Manchester United. Sebenarnya, formasi tersebut bisa saja berhasil, meski harus menelan sembilan kekalahan sejauh ini.

Saat melawan Tottenham, bentuknya bukan masalah dari formasi tersebut, melainkan pengambilan keputusan para pemain. Bahkan, Setan Merah juga memiliki peluang besar untuk mencetak gol.

Tiga bek tengah Manchester United, Harry Maguire, Matthijs De Ligt, dan Noussair Mazraoui, tampil bagus dan jauh lebih baik pada pertandingan tersebut.

Kemudian, Patrick Dorgu memberikan dampak positif yang besar. Ia masuk sebagai bek sayap kiri sejak bergabung dari Lecce pada Januari lalu.

Baca juga:

Dirumorkan Hengkang, Casemiro Bertahan di Manchester United hingga Kontraknya Habis

Namun, pemain seperti Alejandro Garnacho dan Bruno Fernandes, tidak memberinya bola saat Dorgu berada di posisinya untuk bergerak ke area tersebut.

Masalah terbesar Manchester United saat itu berada di lini tengah. Fernandes memiliki 105 sentuhan, tetapi terus-menerus diseret ke kanan oleh James Maddison, yang bermain di sisi kiri Spurs.

Formasi 3-4-3 dirancang untuk memberikan kelebihan beban, karena bek sayap harus ikut berperan sebagai bek, gelandang, dan penyerang tambahan. Jadi, pemain bebas berada di sisi lain untuk bertukar posisi dan berlari ke depan. Ketika skuad United bertukar posisi, mereka malah tidak percaya diri.

Diogo Dalot tidak memiliki kemampuan untuk bergerak maju dan mundur di sisi kanan. Jadi, United membutuhkan bek sayap kanan yang lebih ahli dalam hal tersebut.

Baca juga:

Antony Bersinar di Real Betis, Manchester United Makin Babak Belur

Sementara itu, Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee, juga tidak cukup dinamis untuk bermain dalam formasi ini. Apalagi, mereka kehilangan sosok Amad Diallo yang harus absen hingga akhir musim.

Jika memiliki pemain yang tepat, maka taktik tersebut bisa berhasil, seperti yang ditunjukkan Amorim saat Sporting mengalahkan Manchester City 4-1 di Liga Champions pada November 2024 lalu.

Pertanyaannya, apakah Amorim bisa mendapatkan pemain yang dibutuhkan sebelum Sir Jim Ratcliffe kehabisan kesabaran? (sof)

Baca Artikel Asli