Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Stok Masih Numpuk, Berbagai Perusahaan Dalam Negeri Kurangi Produksi

Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Januari 2025

MerahPutih.com - Pada awal 2025 dikabarkan berbagai industri manufaktur masih tertekan dan melakukan pengurangan produksi.

"Industri pada Januari 2025 sedikit mengerem laju produksi. Mengapa sedikit mengerem? Itu disebabkan karena masih banyak stok produk di Gudang," kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian Febri Hendri Antoni Arif di Jakarta, Kamis (31/1).

Tingginya persediaan karena industri meningkatkan produksinya pada November dan Desember 2024 untuk mengantisipasi kenaikan PPN 12 persen Namun, kenaikan PPN hanya berlaku pada barang mewah.

Selain itu, pengurangan produksi awal tahun ini yang diakibatkan ketersediaan stok barang dan belum terserap optimal di pasar, akhirnya membuat pelaku industri menahan produksinya.

Baca juga:

Capaian Pajak Banten Lebihi Target, Industri Pengolahan dan Sektor Perdagangan Penyumbang Terbesar

Kemenperin dalam rilis IKI Januari 2025 mencatat persediaan tetap dalam posisi ekspansi sebesar 53,58 meski turun 1 poin dibandingkan Desember 2024 (m to m).

Ia yakin, permintaan produksi untuk memenuhi kebutuhan pada bulan Ramadan dan Lebaran mulai bermunculan.

"Momentum ini diharapkan mampu merangsang peningkatan produksi industri sehingga industri manufaktur kembali menggeliat," katanya.

Kemenperin memprediksi pada satu hingga dua bulan menjelang hari besar umat muslim ini mampu menopang peningkatan produksi industri yang sempat menurun pada awal tahun 2025. (*)

Baca Artikel Asli