Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga Berita

Portugal vs Spanyol: 6 Laga Sejarah Derby Iberia

Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026

Merahputih.com - Aroma persaingan sengit berumur satu abad kembali membakar atmosfer menjelang laga akbar sepak bola sejagat di Stadion Dallas antara Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026.

Pertemuan ke-42 sepanjang sejarah ini bukan sekadar perebutan kemenangan, melainkan panggung penegasan dominasi teritorial antara La Roja dan Selecao das Quinas.

Baca juga:

Cristiano Ronaldo Sebut Nama Diogo Jota di Postingan Terbarunya Usai Portugal Pulangkan Kroasia

Langkah kedua tim menuju fase gugur terbilang impresif. Portugal memastikan tempat setelah menyingkirkan Kroasia pada Babak 32 Besar, sementara Spanyol melaju mulus usai menjinakkan perlawanan ketat Austria.

Pertarungan di Texas menjadi babak baru rivalitas panjang berakar sejak enam hari sebelum Hari Natal tahun 1921. Pertandingan menghadapi Portugal selalu menguras emosi fisik dan mental karena faktor sejarah rivalitas tetangga.

Kilas Balik 6 Pertemuan Paling Bersejarah

Rivalitas kedua negara melahirkan drama lapangan hijau tidak terlupakan, mulai dari pesta gol masa lampau hingga adu penalti menegangkan.

Sejarah mencatat 41 bentrokan terdahulu melahirkan 29 laga persahabatan serta 12 pertandingan kompetitif penuh gengsi.

Berikut data lengkap rekam jejak enam duel paling berkesan sepanjang sejarah pertemuan Spanyol dan Portugal:

Adu Gengsi Skuad Bernilai Triliunan Rupiah

Laga

Bentrokan di Dallas menjadi ajang unjuk gigi para bintang mahal kedua kesebelasan. Nilai pasar total kedua skuad mencapai lebih dari Rp20 triliun, menegaskan status elite laga Babak 16 Besar ini.

Pelatih kedua kubu dituntut meracik strategi jitu demi menghindari kesalahan sekecil apa pun.

Baca juga:

Portugal Melaju ke-16 Besar Dengan Kemenangan Tipis Atas Kroasia

Catatan pertemuan menunjukkan dominasi penguasaan bola Spanyol kerap membentur disiplin tinggi pertahanan Portugal.

Publik sepak bola kini menanti apakah gaya permainan kolektif dinamis La Roja mampu membalas kekalahan final Nations League tahun lalu, atau justru serangan balik cepat Portugal kembali memakan korban.

Baca Artikel Asli