MerahPutih.com - Grup musik SonicFlo resmi meluncurkan album perdana bertajuk Perdebatan pada 11 Mei 2026.
Album yang memuat sembilan lagu tersebut menjadi langkah awal perjalanan musikal SonicFlo sekaligus refleksi tentang kehidupan yang dipenuhi perbedaan pandangan, pertanyaan, dan konflik dalam berbagai sisi kehidupan.
SonicFlo digawangi oleh Coki Bollemeyer pada gitar, Boyi Tondo pada bass dan keyboard, serta Daffa Bagaskara sebagai vokalis.
Lewat album ini, ketiga personel menghadirkan perpaduan referensi musik yang berbeda namun saling melengkapi. Daffa membawa pengaruh musik era 2000-an dengan sentuhan alternative pop dan alternative pop rock, sementara Boyi banyak terinspirasi warna musik dekade 80-an dan 90-an.
Baca juga:
SonicFlo, Band Baru Coki Bollemeyer yang Usung Musik Reflektif dan Spiritual
Di sisi lain, Coki Bollemeyer mengeksplorasi nuansa musikal era 80-an yang belum pernah ia tampilkan sepanjang karier bermusiknya. Perpaduan tersebut melahirkan identitas musik yang terasa retro, namun tetap segar dan modern.
“Di album pertama ini, kami punya satu lagu berjudul ‘Perdebatan’ yang akhirnya jadi benang merah dari keseluruhan album. Dari total sembilan lagu yang ada, semuanya berbicara tentang berbagai bentuk perdebatan — mulai dari pergulatan dengan diri sendiri, hubungan dengan pasangan, sampai dinamika dengan orang tua. Jadi bisa dibilang, inti cerita dari album ini adalah tentang perdebatan dalam berbagai sisi kehidupan," ungkap Daffa Bagaskara.
Menurut SonicFlo, setiap lagu dalam album ini memiliki kedekatan emosional dengan para personel sehingga seluruh materi terasa personal, tulus, dan autentik.
Baca juga:
Salma Salsabil Rilis Single ‘Hatchu!!’, Bawa Makna tentang Tantangan Hidup dan Mimpi
Dalam proses produksinya, SonicFlo terlibat langsung mulai dari penulisan lagu hingga penyusunan aransemen musik. Coki Bollemeyer juga mengambil peran sebagai produser musik untuk album tersebut.
Pengerjaan album turut melibatkan Topan Trinanda sebagai sound engineer sekaligus mixing dan mastering engineer, Danna pada drum, serta Restha Wirananda yang mengisi keyboard di tiga lagu, yakni Missing You, Ashley, dan Pernah Ada.
Menariknya, proses kreatif album ini juga diwarnai berbagai “perdebatan” yang justru menjadi bagian penting dalam pembentukannya. Perbedaan sudut pandang dalam menentukan instrumen maupun notasi musik menjadi dinamika yang memperkaya hasil akhir album.
Meski demikian, seluruh proses tetap dijalani dalam suasana kebersamaan dan semangat menikmati musik bersama.
Melalui album Perdebatan, SonicFlo ingin menyampaikan bahwa perbedaan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Perdebatan akan selalu hadir dalam berbagai bentuk, dan yang terpenting adalah bagaimana seseorang mampu menerima, menghadapi, serta menyelesaikannya.
Album ini juga menjadi ajakan bagi pendengar untuk menikmati setiap proses kehidupan, termasuk konflik dan dinamika yang menyertainya. (Far)