MERAHPUTIH.COM - BADAI siklon tropis baru yang mendekati wilayah Indonesia disebut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memicu peningkatan intensitas hujan sedang-lebat dalam 2-3 hari mendatang.
Deputi Meteorologi BMKG Guswanto di Jakarta, Kamis (6/2), mengatakan, setelah siklon tropis Tahlia dan Vince terdeteksi di Samudra Hindia Selatan, dalam 24 jam terakhir muncul bibit siklon tropis 92W yang berada di Samudra Pasifik Barat sebelah utara Papua Barat.
Berdasarkan analisis tim meteorologi BMKG terbaru, siklon tropis Vince kini telah bergerak menjauhi wilayah Indonesia dan tidak berpengaruh terhadap dinamika cuaca di Tanah Air. Sementara itu, siklon tropis Taliah masih terdeteksi berada di Samudra Hindia Selatan atau sekitar 92 kilometer di barat daya Cilacap, Jawa Tengah.
Menurut Guswanto, seperti dilansir ANTARA, siklon tropis Tahlia diperkirakan tetap aktif dalam 24 jam mendatang dengan pergerakan ke arah barat semakin menjauhi wilayah Indonesia. Namun, badai tropis itu masih berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang yang disertai dengan angin kencang di pesisir selatan Banten-Jawa Timur.
Baca juga:
Ia menambahkan, bibit siklon baru bernama 92W di Samudra Pasifik Barat diprediksi masih konsisten dan berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang-lebat di wilayah Papua Barat Daya, Papua Barat, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara.
Sistem tersebut juga berdampak meningkatkan ketinggian gelombang hingga mencapai 2,5 meter di Laut Maluku, Perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, Perairan Halmahera, Laut Halmahera, serta perairan utara Papua Barat Daya – Papua.
Oleh karena itu, BMKG mengingatkan dalam 2-3 hari mendatang, masyarakat pesisir, nelayan, dan operator transportasi laut untuk memperhatikan peringatan dini cuaca ekstrem mengingat gelombang tinggi di beberapa perairan selatan Indonesia yang berisiko terhadap keselamatan pelayaran.
“Saat hujan deras terjadi, masyarakat di sekitar aliran sungai ataupun perbukitan juga waspadai longsor dan banjir. Penting untuk memperhatikan tanda-tanda awal seperti munculnya retakan tanah dan rembesan air- pastikan drainase berfungsi dengan baik,” ujarnya.(*)
Baca juga:
Prakiraan BMKG: Mayoritas Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan pada Kamis, 6 Februari 2025