Sejarah dan Asal Usul Bola Voli: dari Olahraga Lansia hingga Global
Minggu, 22 September 2024 -
MerahPutih.com - Bola voli adalah salah satu olahraga yang sangat populer di kalangan masyarakat. Namun, tahukah Anda dari mana asal-usul permainan ini dan siapa yang menciptakannya?
Sejarah dan Asal Usul Bola Voli
Asal Usul Bola Voli di Amerika Serikat
Menurut buku "Menjadi Pemain Bola Voli Anda" karya Reni Sulastriani, bola voli diciptakan oleh William G. Morgan, seorang Instruktur Pendidikan Jasmani, pada tanggal 9 Februari 1895 di Holyoke, Massachusetts, Amerika Serikat.
Sebelum dikenal dengan nama bola voli, permainan ini awalnya disebut "mintonette" Ini muncul empat tahun setelah olahraga bola basket diperkenalkan oleh James Naismith.
Baca juga:
Mintonette merupakan kombinasi dari beberapa olahraga, seperti bola basket, baseball, tenis, dan bola tangan. Permainan ini dirancang untuk individu yang lebih tua, yang tidak seaktif pemain bola basket.
Perubahan Nama dan Perkembangan Bola Voli
Pada tahun 1896, nama mintonette diubah menjadi volleyball atau bola voli. Olahraga ini dapat dimainkan di dalam ruangan maupun luar ruangan, memberikan fleksibilitas bagi para pemain.
Bola voli kemudian menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia pada tahun 1928, bersamaan dengan penjajahan Belanda.
Perkembangan olahraga ini di Indonesia sangat pesat, dan pada 22 Januari 1955, PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) didirikan di bawah kepemimpinan W.J. Latumenten.
Baca juga:
Sejarah Hari Internasional Mengenang Penghapusan Perbudakan 23 Agustus
Lapangan Bola Voli
Lapangan bola voli berbentuk persegi panjang dengan ukuran 18 meter x 9 meter. Di sekeliling lapangan terdapat ruang bebas dengan jarak minimal 3 meter dari garis terluar.
Untuk pertandingan internasional, ukuran ruang bebas ini harus minimal 5 meter dari garis samping dan 8 meter dari garis belakang. Ruang bebas ini penting untuk memungkinkan pemain mengejar bola yang keluar dari lapangan.
Ukuran Bola Voli
Bola voli memiliki spesifikasi tertentu sesuai dengan standar internasional. Bola tersebut harus berbentuk bulat dengan diameter antara 65-67 cm dan berat sekitar 260-280 gram. Tekanan udara yang dianjurkan untuk bola voli adalah antara 0,40 hingga 0,45 kg/cm².
Baca juga:
Sejarah Oasis hingga Reuni, Begini Perjalanan Sang Legenda Britpop
Jadi, sekarang Anda sudah tahu bahwa sejarah bola voli bermula dari Amerika Serikat dan telah berkembang pesat hingga kini menjadi olahraga yang digemari di berbagai negara. Semoga informasi ini menambah pengetahuan Anda tentang bola voli!