Sandiaga Minta Maaf Langkahi Makam Pendiri NU, Begini Tanggapan Ma'ruf Amin
Selasa, 13 November 2018 -
MerahPutih.com - Cawapres nomor urut 01 Ma'ruf Amin menanggapi tindakan Sandiaga Uno yang melangkahi makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Bisri Syansuri saat melakukan ziarah beberapa waktu lalu.
Menurut mantan Rais Aam PBNU itu, cawapres nomor 02 Sandiaga Uno melanggar adab, etika luhur saat berziarah makam. Apalagi, makam ulama besar.
"Ya itu kan soal adab, soal etika, apalagi makam seorang ulama besar dilangkahi," kata Ma'ruf Amin kepada awak media di kantor MUI, Selasa (13/11).
Ketua MUI itu menjelaskan seharusnya orang yang berziarah berlaku santun dan menghormati makam yang diziarahi.
"Berdoa, kalau orang yang punya ulama, wali, minta berkahnya, saya kira itu saja, dan tentu berlaku santun lah, menghormati pada makam, itu saya kira," kata Kiai Ma'ruf.
Terkait pengakuan Sandiaga yang sudah meminta maaf kepada masyarakat, khususnya warga NU, Kiai Ma'ruf menyerahkan kepada publik.
"Itu nanti tergantung reaksi di sana, umat itu seperti apa. Soal nanti masyarakat lah," ucap Kiai Ma'ruf singkat.
Diberitakan, Sandiaga Uno meminta maaf atas kekhilafan yang dilakukan saat menziarahi makam pendiri NU KH Bisri Syansuri, beberapa waktu lalu.
"Pertama-tama, ya tentunya permohonannya maaf. Manusia itu pasti ada khilaf. Saya hampir tiap hari ziarah ke kubur dan selalu ada pemandunya. Tadi saya ziarah kubur juga ada pemandunya. Dan tanpa mau menyalahkan siapa-siapa, saya harus berani mengambil risiko bahwa ini kesalahan dari saya," kata Sandiaga saat berkampanye di Pekanbaru Riau, Senin (12/11) kemarin. (Fdi)