MerahPutih.com - Samsung Galaxy S26 akan segera resmi diluncurkan pada acara Galaxy Unpacked 2026. Namun berkat label energi wajib Uni Eropa, kini sudah ada beberapa detail yang dikonfirmasi.
Informasi tersebut berasal dari daftar sertifikasi resmi Eropa. Label ini diperlukan untuk perangkat yang dijual di Uni Eropa dan mencakup kapasitas baterai terukur (minimum yang dijamin), kapasitas "tipikal" yang diiklankan, hasil daya tahan baterai standar, hingga metrik ketahanan.
Baca juga:
YouTuber Dubai Pamer Beli Samsung Galaxy S26 Ultra, Harganya Tembus Rp 55 Juta!
Kapasitas Baterai Samsung Galaxy S26 Series Terungkap
Melalui uji penggunaan campuran standar Uni Eropa, baterai tersebut dinilai mampu bertahan selama 51 jam dengan sekali pengisian daya. Hal ini menunjukkan, bahwa Samsung telah berhasil mencapai setidaknya peningkatan efisiensi, bukan hanya kapasitas mentah.
Lalu, Samsung Galaxy S26 Plus tetap menggunakan baterai berkapasitas 4.755 mAh (diiklankan sebagai 4.900 mAh). Daya tahan baterai tersebut tercatat 55 jam, yang setara atau sedikit lebih baik dari pendahulunya.
Kemudian, ada Samsung Galaxy S26 Ultra, yang melanjutkan tradisi dengan baterai 5.000 mAh. Kapasitas baterai tercatat 4.855 mAh, yang dipasarkan sebagai 5.000 mAh. Hal itu tidak berubah selama enam generasi berturut-turut. Baterai ini juga mencapai 55 jam dalam uji EU.
Baca juga:
Samsung Galaxy S26 Ultra Bawa Fitur Privacy Display, Layar Lebih Aman dari Pandangan Orang Lain
Selain ukuran baterai dan daya tahan, label EU mengungkapkan beberapa detail tambahan. Ketiga model tersebut mendapat peringkat Kelas A untuk efisiensi energi dan ketahanan terhadap benturan, memiliki perlindungan debu dan air IP68, dan menerima peringkat perbaikan Kelas C.
Label tersebut juga menyebutkan, bahwa ada retensi kapasitas 80 persen setelah 1.200 siklus pengisian penuh, yang merupakan penurunan yang signifikan dari angka 2.000 siklus terkait dengan seri Galaxy S25.
Semua ini cukup sesuai dengan bocoran sebelumnya. Samsung Galaxy S26 standar akhirnya mendapatkan peningkatan kapasitas, sementara model Plus dan Ultra lebih mengutamakan efisiensi daripada sel yang lebih besar. (sof)