Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup Fun

Sahabat Jadi Pacar? Sebaiknya Jangan!

Ikhsan Aryo Digdo - Sabtu, 01 Juli 2017
>Sahabat memang paling mengerti keadaan Anda. Ia akan selalu ada disaat Anda bahagia dan sulit. Persahabatan pun juga terjadi terhadap lawan jenis. Seiring berjalannya waktu, tidak jarang juga persahabatan antar lawan jenis berubah menjadi cinta. Lalu apakah sebenarnya pacaran dengan sahabat itu "sehat"? Sebaiknya Anda mempertimbangkan hal tersebut, lantaran ini yang akan terjadi jika Anda pacaran dengan sahabat Anda.

>1. Hilangnya si penasihat hubungan Anda>Saat hubungan asmara dilanda masalah, tentu sahabat yang akan menjadi tempat Anda menceritakan masalah tersebut. Namun, si penasihat itu sekarang sudah menjalin hubungan dengan Anda. Jika ada masalah siapa lagi yang bisa menasihati Anda?

>2. Tidak bisa lagi berbagi rahasia>Selain menjadi tempat Anda bercerita, sahabat juga bisa menjadi tempat Anda berbagi rahasia. Sekarang, sahabat Anda sudah menjadi pacar, yang tentu Anda tidak bisa seenaknya berbagi rahasia dengannya.

>3. Mengharapkan ekspektasi lain>Selama menjadi sahabat tentu Anda sudah mengenal segala kejelekan sahabat Anda. Tentu Anda menginginkan seorang pacar yang sempurna. Dengan demikian, jika menjadi pacar Anda, ekspektasi lain atau lebih akan Anda harapkan dari sahabat yang menjadi pacar Anda.

>4. Canggung>Saat menjadi sahabat tentu Anda akan tampil apa adanya karena sudah terbiasa dengan kehadirannya. Ketika ia menjadi pacar Anda, otomatis perubahan sikap akan terjadi. Hal ini akan membuat Anda menjadi canggung.

>Sebaiknya tetap jadikan sahabat Anda sebagai "sahabat" Anda. Dengan kata lain, Anda tetap akan memiliki orang yang mengetahui diri Anda sepenuhnya.

>Baca juga artikel 5 Tips Jitu Agar Pacar Tak Direbut Orang Lain

Baca Artikel Asli