Roisin Murphy Ajak Warga Sekampung di Videoklip ‘Fader’ 

Jumat, 23 Juni 2023 - Dwi Astarini

DALAM nuansa hitam putih, Roisin Murphy berjalan menyusuri jalanan Kota Arklow, Irlandia, kampung halaman tempat ia tumbuh. Seratus lima puluh warga kota itu bergabung bersama Murphy. Penari Irlandia, anggota pramuka, dan pemain band ikut serta menutup jalan, menghadirkan kembali suasana parade.

Videoklip untuk lagu terbaru Murphy, Fader, sukses membawa kembali gaya videoklip hip-hop awal 90-an. Lebih daripada itu, Murphy dengan sempurna menampilkan semangat dari para penduduk Arklow yang brilian.

BACA JUGA:

Minat Musik Lokal makin Tinggi di Layanan Streaming

Single Fader merupakan rilisan ketiga dari albumnya yang akan datang, Hit Parade, yang diproduksi bersama sosok legendaris di ranah musik elektronik, DJ Koze. Fader dirilis bersamaan dengan videoklip yang ia sutradarai sendiri di kota asalnya, yaitu Arklow, County Wicklow, Irlandia. “Ide ini datang saat aku sedang di sebuah pesta. Aku ingin membuat sebuah ruang yang authentic untuk menampilkan Fader,” kata Murphy dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

roisin murphy
'Fader' merupakan lagu ketiga dari album 'Hit Parade'. (foto: dok Secret Signal)

Menurut Murphy, lagu ini berbicara tentang kehidupan, kematian, dan musik. Dari sanalah ia memulai ide untuk videoklip ini. Banyak pengaruh musik hip-hop di video ini. Baginya, Arklow merupakan satu-satunya pilihan. Itu menjadi tugas yang besar untuknya, berhubungan dengan pemerintah setempat, penari, petani, dan berbagai penduduk lokal lainya. “Aku sangat bangga akan hasilnya dan kepada para penduduk Arklow. Hari saat kami syuting video ini merupakan salah satu hari terbaik dalam hidupku,” katanya.


Murphy memberikan identitas visual unik pada setiap rilisannya, termasuk untuk Hit Parade. Artwork album ini menampilkan karya AI dari foto dirinya yang dibuat seniman Beth Frey, desainer grafis Braulio Amado dan studio kreatif Object & Animal, yang sebelumnya pernah bekerja dengan FKA Twigs, Caroline Polachek, dan Shygirl.

BACA JUGA:

Doja Cat Rilis Video Musik Penuh Aksi dalam 'Attention'

“Sekitar lima bulan lalu aku melihat berbagai gambar yang dihasilkan AI di internet. Menurutku, itu sangat luar biasa. Aku sangat suka dengan karya Beth Fey, yang kurasa cocok dengan musik dalam Hit Parade,” jelasnya.

Dengan meniupkan semangat hip-hop Daisy Age, Fader membawa pendengar ke suatu tempat yang benar-benar berbeda. Drum yang mantap berpadu sempurna dengan lirik nan puitis bikinan Murphy. Instrumen yang jernih dan vokal khas Murphy dibungkus DJ Koze di sepanjang lagu ini dengan efek yang megah, menampilkan nuansa eksistensial yang ceria ala Murphy.

Tumbuh besar di Arklow, Irlandia, Murphy telah menyadari bakatnya sejak usia 10 tahun saat ia tampil membawakan lagu klasik Don’t Cry For Me, Argentina di sebuah festival lokal. Ia kemudian menekuni dunia musik saat ia dan keluarganya pindah ke Manchester. Saat orangtuanya bercerai dan pindah kembali ke Irlandia, ia menetap di Inggris, pindah ke Sheffield di usia 19 tahun, dan masuk ke dunia musik klub.

Setelah bertemu dengan Mark Brydon, mereka membentuk grup Moloko. Grup itu membawa Murphy menuju solo kariernya yang kini telah mencatatkan lima album dengan nominasi Mercury Music Prize untuk album Hairless Toys), sebuah EP, berbagai single kolaboratif, dan baru-baru ini ia juga berkarya sebagai seorang aktris dan sutradara.(dwi)

BACA JUGA:

Taylor Swift Umumkan Konser 3 Hari di Singapura

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan