MerahPutih Nasional - Sekitar 150 ribu massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dari Jabodetabek dan Kapursuci: Karawang, Purwakarta, Subang dan Cikampek memadati stadion Gelora Bung Karno.
Ismail Yusanto mengatakan aksi tersebut adalah puncak dari serangkaian acara kolosal yang digelar sebelumnya di 23 kota di Indonesia.
"Tema besar kita adalah 'Indonesia kita terancam, neoliberlisme dan neoimperialisme, bersama umat tegakkan khilafah," ujar Ismail di GBK, Sabtu (30/5).
Massa HTI menggelar rapat dan pawai akbar mengitari GBK sambil meneriakkan kalimat "Lailahaillah Muhammad Rasulullah, Allahu Akbar, tegakkan khilafah!" dengan suara bergemuruh di GBK.
Seperti biasa, HTI kembali meneriakkan penegakkan khilafah. "HTI bersama umat untuk menegakkan khilafah sebagai solusi tuntas atas ancaman neoliberisme dan neoimperialisme," kata Ismail.
Ribuan massa HTI ini terdiri dari anak-anak hingga wanita. Bahkan beberapa wanita terlihat sambil menggendong anak.
"Kita menghimbau kepada masyrakat, kepada penguasa, untuk menegakkan khilafah. Kita mengingatkan Jokowi, dia sedang terancam dari penjajahan gaya baru lewat investasi asing," kata Agus Inderayan, panitia dari Karawang.
Aksi ini dimulai pukul 7.30 sampai 11.30 dan sengaja dipilih pada bulan Rajab, bertepatan dengan dua peristiwa besar yakni, Isra Miraj dan runtuhnya Daulah Khilafah tanggal 3 Maret nanti.
"Nah, ini sekaligus mengingatkan kembali, kita umat Islam pernah mempunyai negara Islam," paparnya. (rio)
BACA JUGA:
Demonstrasi BEM Gulingkan Jokowi Ditunda
Rencana 20 Mei Gulingkan Jokowi Ternyata Dihuni 20 Aktivis
Bikin Gaduh, APKLI Bakal Jahit Mulut Ahok Pakai Benang Goni