Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Rencana KBM Tatap Muka Perlu Kajian dan Analisa Cermat

Andika Pratama - Jumat, 26 Februari 2021

MerahPutih.com - Rencana pembukaan sekolah dan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada Juli 2021 mendatang masih menimbulkan kekhawatiran banyak pihak. Pasalnya hingga saat ini kasus paparan virus Corona di beberapa wilayah masih tinggi.

Wakil Ketua DPD, Nono Sampono meminta agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta pemerintah daerah tidak tergesa-gesa dalam menerapkan KBM tatap muka di sekolah pada Juli 2021.

Baca Juga

Guru Mulai Divaksin, Belajar Tatap Muka Diharap Dimulai Semester 2

“Perlu dilakukan kajian dan analisa cermat sebelum memutuskan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka, pemerintah serta pihak terkait harus terus memantau kondisi COVID-19 di seluruh wilayah," kata dalam keterangannya, Jumat (26/2).

Untuk itu, kata Nono, kebijakan yang dikeluarkan oleh Kemendikbud tidak bisa disamaratakan di seluruh daerah. Pasalnya, kondisi serta kesiapan di masing-masing daerah berbeda.

“Keputusan harus mempertimbangkan pendapat dari semua pihak yang terlibat (kepala sekolah, komite hingga orang tua). Walaupun proses vaksinasi guru sudah berjalan, perlu dipertimbangkan pula vaksinasi untuk anak-anak atau siswa sekolah,” ujarnya.

Simulasi belajar tatap muka. (Foto: Antara).
Simulasi belajar tatap muka. (Foto: Antara).

Menurut Nono, keselamatan dan kesehatan anak-anak harus menjadi prioritas utama. Hal itu, kata mantan Kabasarnas ini, harus diiringi dengan monitoring dan evaluasi guna menjaga keamanan masyarakat.

Sebelumnya, Pemerintah tengah mempersiapkan sekolah tatap muka bisa kembali dibuka pada Juli 2021, mendatang. Keputusan ini dilakukan setelah 5,5 juta guru dan dosen selesai divaksinasi virus corona pada akhir Juni 2021, nanti

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, pemerintah berharap usai vaksinasi tenaga pengajar, sekolah bisa kembali dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebab, sudah lama siswa tidak belajar tatap muka di sekolah.

"Kami ingin memastikan kalau kita bisa menyelesaikan vaksinasi sampai akhir Juni, sehingga Juli sudah bisa melakukan proses tatap muka di sekolah," ujar Nadiem usai mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau proses vaksinasi massal COVID-19 di SMAN 70 Bulungan, Jakarta, Rabu (24/2). (Pon)

Baca Juga

Pemerintah Mulai Vaksinasi Guru dan Tenaga Kependidikan

Baca Artikel Asli