Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Redam Ekspektasi Tinggi terhadap Timnas Malaysia di Semifinal Piala AFF Vs Vietnam, Kata Pemberi Luka untuk Indonesia

Frengky Aruan - Kamis, 13 Agustus 2026

MerahPutih.com - Mantan pelatih Timnas Malaysia, Datuk K. Rajagobal, meminta publik meredam ekspektasi terlalu tinggi terhadap Harimau Malaya saat menghadapi Vietnam pada semifinal ASEAN Championship 2026 atau sebelumnya dikenal Piala AFF.

Publik Malaysia harus realistis dengan kondisi skuad yang ada, meski peluang menciptakan kejutan tetap terbuka.

Rajagobal menegaskan bahwa pelatih sementara Tan Cheng Hoe dan para pemain tidak layak disalahkan jika gagal memenuhi harapan. Mengingat kondisi yang dialami.

Malaysia kehilangan sejumlah pemain penting karena cedera, absennya beberapa bintang, serta situasi turnamen yang berlangsung di luar kalender FIFA.

Baca juga:

Pertarungan di Grup Termasuk Melawan Indonesia Menunjukkan Karakter Vietnam, Jadi Modal saat Bentrok dengan Malaysia

“Kita harus melihat dari sisi pemain yang kita punya. Pertandingan sudah dimulai dan kita sudah berada di semifinal. Jadi, teruskan perjuangan dengan apa yang kita punya.”

Timnas
Timnas Malaysia di Stadion Sepak Bola Kuala Lumpur. (Facebook/FAM)

Tidak ada yang perlu dirugikan, nikmati saja pertandingan. Dalam sepak bola apa pun bisa terjadi. Namun, kita harus realistis dan semua orang memahami situasi Harimau Malaya,

ujar Rajagobal dikutip dari Berita Harian.

Pemberi Luka Indonesia di Piala AFF 2010

Nama Rajagobal tidak asing bagi Indonesia. Ia merupakan pelatih Malaysia ketika Harimau Malaya meraih gelar Piala AFF 2010, sekaligus memberikan salah satu luka paling membekas dalam rivalitas kedua negara.

Malaysia sempat digilas Indonesia 1-5 pada fase grup di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Itu sebelum Malaysia asuhan Rajagobal bangkit secara dramatis pada pertemuan di final.

Pada leg pertama di Stadion Bukit Jalil, Malaysia menang telak 3-0 melalui dua gol Safee Sali dan satu gol Mohd Ashari Samsuddin. Indonesia memang mampu menang 2-1 pada leg kedua, tetapi Malaysia tetap keluar sebagai juara dengan agregat 4-2.

Rajagobal hingga kini tercatat sebagai satu-satunya pelatih yang membawa Malaysia menjuarai Piala AFF dan sosok yang pernah membuat Indonesia merasakan pahitnya kehilangan trofi setelah tampil sangat dominan di fase grup.

Sementara itu, Rajagobal tetap meminta Malaysia tidak menyerah sebelum pertandingan dimainkan.

Baca juga:

Timnas Malaysia Dapat Pukulan Telak Jelang Semifinal Piala AFF 2026 Vs Vietnam, Ditinggal Pilar Lini Tengah ke AS

“Kita sudah ke semifinal, jangan memikirkan hal lain. Bermain saja dan lihat apa yang akan terjadi. Walaupun Anda tim favorit atau bukan, teruskan saja. Kadang-kadang tim favorit juga bisa kalah.”

Malaysia akan menjamu Vietnam lebih dahulu pada leg pertama di Stadion Kuala Lumpur, Minggu, 16 Agustus, sebelum melakoni pertandingan kedua di kandang Vietnam, Stadion My Dinh pada Rabu, 19 Agustus.

Timnas
Timnas Vietnam kalahkan Indonesia. (MerahPutih/Didik Setiawan)

Pelatih Cheng Hoe kian mendapat tantangan setelah pilar lini tengah Wan Kuzain Wan Ahmad Kamal harus kembali ke klubnya, Sporting JAX, di Amerika Serikat. Sebelumnya, Malaysia juga kehilangan banyak pemain seperti Arif Aiman Hanapi, Faisal Halim, Dion Cools, dan Stuart Wilkin.

Masalah cedera turut menghantui Harimau Malaya. Endrick Dos Santos mengalami cedera pada laga fase grup melawan Laos, sementara Aliff Haiqal Lokman Hakim Lau yang diproyeksikan mengisi kekosongan tersebut juga mengalami cedera saat menghadapi Filipina. (*)

Baca Artikel Asli