Merahputih.com - Manajemen Real Madrid kembali menunjukkan keahliannya dalam urusan bisnis sepak bola modern. Sang raksasa La Liga sukses mengamankan keuntungan finansial masif dari kepindahan mantan pemain akademinya, Mario Gila, dari Lazio menuju AC Milan. Keberhasilan ini mempertegas keunggulan strategi monetisasi pemain muda milik manajemen Los Blancos.
Baca juga:
AC Milan Nekat Sepakati Gaji Fantastis Mario Gila Demi Pecundangi Napoli
Jurnalis pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, mengonfirmasi rincian kesepakatan finansial tersebut. Real Madrid berhak menerima dana segar senilai 15 juta Euro atau setara Rp262,4 miliar. Angka fantastis ini lahir berkat klausul penjualan kembali sebesar 50 persen dalam kontrak lama sang bek tengah.
Real Madrid menerima bagian tepat setengah dari total paket transfer karena klausul masa lalu,
tulid laporan Fabrizio Romano.
Kejeniusan Klausul Penjualan Kembali 50 Persen
AC Milan dan Lazio menyepakati paket transfer total senilai 30 juta Euro atau setara Rp524,8 miliar untuk memboyong bek tengah berbakat Spanyol tersebut ke San Siro.

Berdasarkan perjanjian hukum masa lalu, Lazio wajib mengirimkan tepat separuh dari total dana transfer tersebut langsung ke rekening Santiago Bernabeu.
Rincian data perjalanan karier dan akumulasi nilai transfer Mario Gila:
-
Klub Asal Akademi: La Fabrica Real Madrid (Pemain kunci Real Madrid Castilla).
-
Debut Real Madrid: Musim 2021/2022 di bawah asuhan pelatih Carlo Ancelotti saat melawan Espanyol.
-
Biaya Transfer ke Lazio (Juli 2022): Dijual permanen seharga 6 juta Euro (setara Rp104,9 miliar).
-
Nilai Transfer ke AC Milan (2026): Total paket kesepakatan mencapai 30 juta Euro (setara Rp524,8 billion).
-
Keuntungan Bersih Terbaru Real Madrid: Mengamankan dana masuk sebesar 15 juta Euro (setara Rp262,4 miliar).
Keberhasilan Investasi Jangka Panjang La Fabrica
Keputusan mempertahankan kepemilikan 50 persen saham nilai transfer masa depan sang pemain kini membuahkan hasil luar biasa.
Mario Gila berkembang pesat menjadi salah satu bek paling tangguh di kompetisi Serie A Italia selama merumput di kota Roma.
Baca juga:
Mario Gila Minta Gaji 'Gila' Jika AC Milan Berminta Memboyongnya
Performa konsisten tersebut memaksa AC Milan bergerak agresif memburu tanda tangannya pada bursa transfer musim panas ini.
Langkah bisnis cerdas ini sekaligus menambah tebal dompet klub pimpinan Florentino Perez tanpa harus kehilangan pilar penting skuad utama.
Real Madrid membuktikan bahwa pembinaan pemain muda di akademi La Fabrica tidak hanya menyuplai kebutuhan tim, melainkan juga menjadi instrumen investasi finansial sangat menguntungkan.