MerahPutih.Com - Sekitar 400-an Petugas KPPS gugur usai pelaksanaan Pemilu tanggal 17 April lalu. Warga Solo bersama sejumlah relawan Jokowi-Ma'ruf menggelar doa bersama sebagai wujud apresiasi untuk pahlawan demokrasi.
Acara doa bersama itu digelar di Gedung Graha Saba Bhuana, Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Temgah, Sabtu (11/5).
"Kami mengapresiasi kinerja Petugas KPPS dan pengawas TPS yang telah bekerja keras menyukseskan pemilu. Mereka bisa disebut sebagai pahlawan demokrasi," ujar Ketua Priyayi Pro Jokowi, Noni Rully pada merahputih.com.
Doa bersama ini, kata Noni, sebagai bentuk menghormati jasa para pahlawan demokrasi dari KPPS, penjaga TPS, dan anggota Polri yang telah gugur. Mereka telah banyak mengabdi untuk negara ini dan patut mendapatkan hal layak dari negara.
"Acara doa bersama ini dihadiri ratusan orang dari masyarakat umum dan sejumlah relawan Jokowi-Ma'ruf di Solo. Kami pusatkan acara ini didekat rumah Jokowi serta memimjaam gedung milik keluarga Jokowi," papar dia.
Ketua relawan Pendiri Posko Rest Area Jokowi-Amin, Sih Wiryadi sebagai pahlawan demokrasi patut mendapatkan penghormatan layak. Ia pun menyayangkan adanya pihak yang menyebar hoaks terkait meninggalnya petugas pemilu akibat diracun.
"Di Solo ada lima petugas pemilu yang gugur. Kami ikut berbela sungkawa Smsemoga khusnul khatimah dan amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT," tutup Sih Wiryadi.(*)
Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputh.com untuk wilayah Jawa Tengah