Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Ada Pesan Mendalam di Balik Lagu 'Nyawa dan Harapan' Raisa, Singgung Krisis Lingkungan

Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 35 menit lalu

MerahPutih.com - Raisa memperkenalkan video musik terbarunya untuk lagu Nyawa dan Harapan pada 28 Oktober 2026. Melalui karya visual tersebut, penyanyi ini mengajak masyarakat untuk kembali peduli terhadap kelestarian lingkungan, menghargai kehidupan, serta ikut berperan dalam memulihkan kondisi alam Indonesia.

Lagu Nyawa dan Harapan menjadi medium bagi Raisa untuk menyampaikan kegelisahannya terhadap berbagai persoalan yang mengancam kehidupan manusia. Mulai dari krisis lingkungan, lunturnya nilai-nilai moral, hingga memudarnya rasa kemanusiaan akibat keserakahan.

Baca juga:

Lirik Lagu 'Heaven Knows' dari Raisa dan Sung Si Kyung, Lengkap dengan Maknanya

Raisa Soroti Krisis Lingkungan dan Lunturnya Nilai Kemanusiaan

Melalui lirik Nyawa dan Harapan, Raisa merefleksikan penyesalan ketika bencana dan kerusakan sosial mulai terjadi. Pesan yang disampaikan menggambarkan kondisi ketika manusia dihadapkan pada dampak dari berbagai tindakan yang mengabaikan kelestarian alam dan nilai-nilai kemanusiaan.

Karya ini juga menyoroti bagaimana keserakahan dapat mengikis kepedulian terhadap sesama maupun lingkungan. Isu tersebut menjadi salah satu keresahan yang diangkat Raisa melalui lagu dan video musik terbarunya.

Meski menghadirkan gambaran tentang krisis dan kerusakan, Nyawa dan Harapan tidak hanya berbicara mengenai penyesalan. Lagu ini juga membawa pesan optimisme bahwa kesempatan untuk memperbaiki keadaan masih terbuka.

Baca juga:

Dalam 'Bila', Raisa Ungkap Rasa yang Tertinggal Setelah Perpisahan

Lirik Nyawa dan Harapan - Raisa

Saat air lebih langka dari air mata

Saat udara harus kau beli

Saat bunga-bunga tinggal cerita

Akankah akhirnya kita sadari?

Saat senyuman lebih langka dari amarah

Saat nyawa nyaris tak berharga

Saat dunia merintih pedih

Akankah akhirnya kita sadari?

Akan datang masa di mana kita

Hanya mampu berkeluh dan menyesal

Berharap doa dapat memutar waktu

Percayalah waktu masih tersisa

Percayalah hanya kita yang bisa

Beri nyawa s'gala harapan

Saat kejujuran sudah tak bersisa

Saat manusia hidup tanpa hati

Saat membenci terasa nyaman

Saling menyakiti terlihat wajar

Akan datang masa di mana kita

Hanya mampu berkeluh dan menyesal

Berharap doa dapat memutar waktu

Percayalah waktu masih tersisa

Percayalah hanya kita yang bisa

Beri nyawa s'gala harapan

Akan datang masa di mana kita

Hanya mampu berkeluh dan menyesal

Berharap doa dapat memutar waktu

Percayalah waktu masih tersisa

Percayalah hanya kita yang bisa

Beri nyawa s'gala harapan

(Akan datang masa di mana kita

Hanya mampu berkeluh dan menyesal

Berharap doa dapat memutar waktu

Percayalah waktu masih tersisa

Percayalah hanya kita yang bisa

Beri nyawa s'gala harapan)

Beri nyawa segala harapan

Akankah akhirnya kita sadari?

(far)

Baca Artikel Asli