MerahPutih.com - Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menggelar acara perayaan Imlek tahun 2569 di Toko Merah, Tambora, Jakarta Barat, Minggu (25/2).
Ketua Panitia, Johnnie Sugiarto mengatakan perayaan tahun baru Imlek tersebut telah diselenggarakan rutin setiap tahun. Lanjut dia, pelaksanaan Imlek ini dirayakan oleh warga Tionghoa seluruh Indonesia.
"Acara ini kita laksanakan setiap tahun. Namun tempatnya berbeda-beda. Dan pesertanya dari seluruh Indonesia," ujar Johnnie di lokasi.
Menurut Johnnie perayaan Imlek dilaksanakan di Tokoh Merah ini, karena memiliki sejarah bangunan yang melekat dengan budaya Tionghoa di Indonesia sejak zaman kolonial Belanda.
"Nama Tokoh Merah yakni sebagai sebuah toko milik warga Tionghoa Oey Liauw Kong sejak pertengahan abad ke-19," jelasnya.

Ia juga mengucapkan rasa bersyukur kepada pemerintah Indonesia karena warga Tionghoa setiap tahun warga bisa bebas merayakan adat istiadat masyarakat Tionghoa yang dirayakan secara turun temurun.
"Rasa syukur ini harus dijaga dengan bentuk sikap hidup sebagai warga negara Indonesia uang bertanggungjawab," tutur Johnnie.
Lebih dalam ia pun berharap perayaan Imlek ini dapat dimaknai yang benar agar dapat diwariskan kepada generasi muda Tionghoa.
"Budaya Tionghoa harus tetap ditanam dan jangan dihindari atau dianggap kuno hanya karena pemahaman yang keliru dan mengira bahwa Imlek adalah hari agama tertentu," pungkasnya. (Asp)