merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan potensi hujan kota-kota di Indonesia Juni 2026 untuk periode Dasarian III.
Data terbaru menunjukkan dinamika atmosfer lokal masih sangat labil meski Siklon Tropis “Mekkhala” bergerak semakin menjauhi wilayah Indonesia.
“Propagasi Gelombang Kelvin dari wilayah Sumatra hingga pesisir Papua Barat Daya berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan konvektif,”
Tulis BMKG dalam keterangannya.
Baca juga:
Prakiraan Cuaca 22-25 Juni 2026: Kota-Kota di Indonesia Siaga Hujan Lebat dan Angin Kencang
Dominasi Sifat Hujan Rendah Menengah
Secara umum, pasokan air dari langit Nusantara mulai menyusut drastis pada akhir bulan ini.
Berdasarkan pemetaan satelit, mayoritas wilayah Indonesia memasuki fase kering dengan persentase curah hujan berada pada level rendah hingga menengah.

Data persebaran curah hujan berdasarkan analisis BMKG:
-
Kategori Menengah (62,55%): Meliputi Sumatra bagian tengah hingga utara, Kalimantan bagian barat hingga utara, sebagian Sulawesi, Maluku, dan Papua.
-
Kategori Rendah (37,39%): Meliputi seluruh pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, Lampung, serta sebagian Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua bagian selatan.
-
Pemicu Gangguan Cuaca: Pola siklonik di Samudra Hindia barat Sumatra dan Selat Makassar membentuk area pertemuan angin.
-
Provinsi Labilitas Kuat: Aceh, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Papua.
Peta Peringatan Dini Sepekan ke Depan
Kewaspadaan tinggi tetap bertumpu pada prediksi cuaca periode 23–25 Juni 2026. Hujan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat serta petir masih berpeluang besar mengguyur wilayah-wilayah tertentu. Kondisi kontras ini menuntut kesiapan logistik kebencanaan pada tingkat daerah masing-masing.
BMKG membagi tingkat bahaya cuaca ekstrem ke dalam beberapa kategori wilayah penanganan:
-
Status Siaga (Hujan Lebat - Sangat Lebat): Sumatra Utara, Kepulauan Bangka Belitung, dan Jawa Barat.
-
Potensi Hujan Sedang: Aceh, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, seluruh regional Papua (Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, Papua Selatan).
-
Potensi Angin Kencang: Nihil (tidak ditemukan indikasi pergerakan angin ekstrem).
Baca juga:
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Besar Kota Besar di Indonesia Diguyur Hujan Selasa, 23 Juni 2026
BMKG memperingatkan warga pada zona status siaga harap mengantisipasi dampak sekunder seperti genangan air, luapan sungai, ataupun tanah longsor akibat akumulasi air hujan.