Merahputih.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis mengenai prakiraan cuaca Jakarta Rabu (1/7) agar masyarakat dapat mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer sejak dini.
Kondisi atmosfer wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan menunjukkan tanda-tanda bersahabat pada Rabu pagi. Sebaliknya, wilayah pesisir serta area timur kota harus bersiap menghadapi langit sedikit lebih redup.
Baca juga:
Polda Metro Jaya Supervisi Kasus Penyekapan 3 Orang di Senen Jakarta Selama 21 Hari
“Wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan bakal cerah berawan pada Rabu pagi,”
tulis BMKG.
Pergeseran Awan Sepanjang Siang hingga Malam
Memasuki paruh hari, kestabilan cuaca mengalami pergeseran di hampir seluruh wilayah administratif pemerintahan Jakarta.
Lapisan awan mulai menebal, menghalangi paparan langsung sinar matahari di beberapa titik strategis penunjang aktivitas publik.
Berikut rincian lengkap sebaran cuaca wilayah DKI Jakarta sepanjang hari:
-
Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur: Mengalami kondisi berawan mulai siang hingga malam hari.
-
Jakarta Utara: Berawan pada siang hari, berubah cerah berawan pada sore hari, lalu kembali berawan memasuki malam hari.
-
Kepulauan Seribu: Mengalami kondisi berawan pada siang dan sore hari, kemudian berubah menjadi berawan tebal memasuki malam hari.
Suhu Maksimal dan Kecepatan Angin
Masyarakat luar ruangan perlu memperhatikan fluktuasi suhu udara cukup tinggi sepanjang hari ini. Angin bertiup dari arah bervariasi turut memengaruhi tingkat kelembapan udara lingkungan sekitar.
Berikut data parameter meteorologi wilayah DKI Jakarta:
-
Suhu Udara Minimum: Berada pada angka 24 derajat Celcius.
-
Suhu Udara Maksimum: Mencapai angka 34 derajat Celcius pada puncak siang hari.
-
Kecepatan Angin: Bergerak konstan antara 2 sampai dengan 14 kilometer per jam.
“Suhu udara di Jakarta bakal berkisar antara 24 sampai dengan 34 derajat Celcius,” ungkap BMKG mengingatkan warga menjaga kecukupan cairan tubuh saat beraktivitas bawah terik matahari.