Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

Prabowo Heran Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Bandingkan dengan Cape Verde

Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026

MerahPutih.com - Presiden RI, Prabowo Subianto, menyinggung kegagalan Indonesia lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada beberapa waktu lalu.

Hal itu disampaikan Prabowo saat memberikan arahan dalam pertemuan dengan para periset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/8).

Baca juga:

Kepala Bakom Investigasi Nama Prabowo Dicatut Jadi Penulis Makalah Usung MBG Masuk Nominasi Nobel

Prabowo Singgung Indonesia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026

Prabowo menyinggung jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 300 juta, terbanyak keempat di dunia.

Tapi saya sangat sedih terus terang saja, masalah sepak bola saja, kita tidak mampu masuk Piala Dunia. Ini fakta yang tidak enak ya, masak negara kecil seperti Cape Verde ya, Cape Verde masuk, saya nggak tahu itu.

kata Prabowo

Ia juga mengatakan, bahwa penduduk negara di Afrika itu tak lebih banyak dari kota Bogor.

"Mungkin jumlah penduduknya dengan kabupaten Sumedang mungkin lebih banyak Sumedang mungkin ya. Cape Verde, banyak negara kecil yang masuk ke situ," lanjut Menteri Pertahanan periode 2019-2024 tersebut.

Baca juga:

Jelang Hadapi Singapura, John Herdman: Timnas Indonesia Terluka, dengan Ketenangan Harus Beri Bukti

Prabowo Minta Kegagalan Indonesia ke Piala Dunia 2026 Jadi Pelajaran

Prabowo lantas menyinggung Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

"Tapi beliau juga baru Menporanya atau nggak, beliau juga (ketua umum) PSSI sudah lumayan. Beliau sudah berjuang luar biasa kita hampir masuk kemarin ya. Hampir masuk. Mungkin strateginya harus lebih pintar kita," lanjutnya.

Prabowo mengatakan, fakta kegagalan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 harus dijadikan pelajaran. Jangan mengeluh dan jangan mencari kambing hitam karena tidak akan membantu.

"Sekarang belajar. Bagaimana? Kenapa kok bisa negara itu masuk umpamanya. Kenapa? Apa yang dilakukan? Pelatihnya dari mana? Guru-gurunya dari mana?," kata Prabowo. (knu)

Baca Artikel Asli