MerahPutih.com - Polri memastikan pengamanan maksimal untuk mendukung suksesnya pelaksanaan Asian Games di Palembang dan Jakarta, 18 Agustus-2 September 2018.
"Pengamanan Asian Games dilakukan secara maksimal, ada 60 ribu personel gabungan Polri dan TNI diturunkan selama kegiatan tersebut," kata Wakapolri Komjen Syafruddin, ketika meninjau kegiatan latihan di Gedung Olahraga Bowling Palembang, Minggu (3/6).
Ketua Kontingen Asian Games Indonesia itu juga memastikan seluruh peserta akan mendapat pengaman maksimal.
"Semua peserta diperlakukan sama dalam kegiatan pengamanan, dari 46 negara yang menyatakan mengirimkan kontingen Asian Games semuanya diperlakukan pengamanan maksimal mulai dari kedatangan hingga saat kepulangan ke negara masing-masing," ujarnya.
Menurut Wakapolri, untuk memberikan pengamanan kepada seluruh kontingen Asian Games, seluruh personel sejak beberapa bulan terakhir telah melakukan berbagai persiapan.
Puluhan ribu personel gabungan Polri dan TNI telah dipersiapkan dengan melakukan beberapa kali simulasi pengamanan atlet serta lokasi pertandingan.
Personel yang disiapkan untuk melakukan pengamanan, dilibatkan juga dari Polda dan Kodam terdekat dengan dua lokasi yang menjadi tempat pelaksanaan pesta olahraga negara-negara kawasan Asia itu.
Genjot Perekonomian Lokal
Sementara itu, Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) mengklaim 80 persen suvenir Asian Games merupakan produk dalam negeri dari 15 pemegang lisensi lokal.
"Kami memastikan mayoritas produk dan orang-orang yang terlibat dalam Asian Games dari dalam negeri. Kami bekerja sama dengan 17 perusahaan pemegang lisensi dan 15 perusahaan dari itu adalah lokal," kata Ketua INASGOC Erick Thohir, dikutip Antara.
Direktur Pengelola Suvenir INASGOC, Mochtar Sarman mengatakan perusahaan-perusahaan pemegang lisensi merupakan perusahaan-perusahaan yang telah melalui seleksi seperti kualitas produk, ketersediaan produk yang dapat diterima pasar, serta kredibilitas perusahaan.
Lisensi-lisensi yang diberikan juga bersifat eksklusif. Karena hanya pemegang lisensi yang dapat mencantumkan logo Asian Games dalam produk-produk yang dibuat. INASGOC sendiri telah memiliki 350 desain untuk produk-produk suvenir Asian Games dari semua kategori.
Selain produk suvenir, INASGOC juga akan melibatkan pelaku usaha kecil dan menengah produk makanan sebanyak 351 pelau UKM ketika penyelenggaraan Asian Games pada 18 Agustus - 2 September.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan dampak ekonomi langsung Asian Games dair berbagai sektor mencapai Rp45,1 triliun termasuk dari pengeluaran pengunjung, investasi infrastruktur pendukung, dan operasionalisasi penyelenggaraan.
Bappenas juga memperkirakan persebaran para perserta dan pengunjung Asian Games 2018 terbagi sebanyak 70 persen di Jakarta dan 30 persen di Palembang. Persebaran itu juga mempengarahui dampak ekonomi langsung Asian Games dari pengeluaran pengunjung yaitu sebesar Rp2,6 triliun di Jakarta dan Rp967 miliar di Palembang. (*)