MerahPutih.com- Vaksin Booster COVID-19 tengah digencarkan untuk memenuhi harapan warga ibu kota yang ingin mudik Lebaran 2022.
Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, menargetkan di atas 100 ribu orang yang tervaksin dalam sehari.
Baca Juga:
Polda Metro Jaya Selidiki Video Diduga Oknum Polisi Pukul Driver Ojol
"Pada Bulan Ramadan ini Polda Metro Jaya serentak melaksanakan vaksinasi di 503 titik dengan target lebih dari 150 ribu vaksinasi per hari," tutur Fadil dalam keteranganya, Jumat (8/3).
Menurut dia, kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar dan komitmen Polda Metro Jaya dalam memfasilitasi masyarakat mendapatkan Vaksin.
"Terutama masyarakat yang akan melaksanakan mudik di Hari Raya mengingat peraturan mensyaratkan wajib vaksin booster bagi yang ingin mudik," tutur Fadil.
Fadil yang juga Sekjen PBSI ini menambahkan, Polda Metro Jaya berkomitmen untuk terus mendekat dan melayani masyarakat.
"Kami ingin memastikan semangat besar masyarakat untuk beribadah dan menjaga kesehatan dapat berjalan dalam satu waktu bersamaan," tutur Fadil Imran yanh juga lulusan AKPOL 1991 ini.
Gerakan ini, lanjut Fadil, digagas melalui tagar #BergerakBersama dengan berbagai elemen masyarakat termasuk pengurus masjid, ketua RT/RW, pengelola pasar dan lainnya sesuai arahan Kapolri.
"Kami akan selalu bergerak menjaga Kantibmas dibarengi program - program kemanusiaan," seru Fadil yang dikenal penghobi olah raga badminton dan sepak bola ini.
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta berencana membuka layanan vaksinasi dosis ketiga atau booster di terminal hingga stasiun kereta, untuk mempercepat realisasi imunisasi penguat sebelum memasuki arus mudik.
"Terminal maupun stasiun juga strategi kami, sedang kami siapkan," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti di Balai Kota Jakarta, Kamis (7/4).
Dinkes DKI masih akan mematangkan rencana itu dengan melakukan koordinasi bersama pihak terkait.
"Pada dasarnya di terminal itu kan layanannya sudah ada rutin menjelang H-7. Nah ini kami percepat, kami akan buka layanan vaksinasi," ucapnya.
Rencananya, lanjut dia, posko untuk vaksinasi di terminal atau stasiun menyesuaikan dengan situasi dan kondisi atau tidak dilaksanakan setiap hari. Dinkes DKI akan mengoptimalkan layanan vaksinasi di komunitas terlebih dahulu.
Meski begitu, ia meminta masyarakat yang belum menjalani vaksinasi termasuk booster untuk melakukannya jauh hari sebelum mudik untuk menghindari dampak saat perjalanan dan penumpukan antrean untuk vaksinasi.
"Sebenarnya kami berharap sekali lagi bahwa vaksinasi ini semata-mata jangan hanya tujuannya untuk mudik, tapi tujuannya adalah bagaimana melindungi diri," ucapnya.
Namun, apabila calon pemudik belum memperoleh vaksinasi booster dan terpaksa melakukan vaksinasi di terminal atau stasiun, maka Dinkes DKI sudah menjalin kolaborasi lintas daerah.
Adapun berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta capaian vaksinasi dosis ketiga mencapai 2,84 juta.
Sedangkan vaksinasi dosis pertama mencapai 12,4 juta atau 123,8 persen dari target 10 juta dan vaksinasi dosis kedua mencapai 10,5 juta. (Knu)
Baca Juga:
Polda Metro Ungkap Penyebab Jalanan di Jakarta Macet saat Ramadan