Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Persija Terancam Tidak Bermain di GBK, Gede Widiade: Indonesia akan Malu

Andika Pratama - Sabtu, 30 Desember 2017

MerahPutih.com - Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade, menegaskan bahwa skuat Macan Kemayoran membawa nama Indonesia ketika tampil di Piala AFC 2018. Karena itu, ia sangat berharap Persija mendapat celah untuk bisa memakai Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Hal ini diutarakan menyusul belum adanya kepastian Persija bisa memakai SUGBK sebagai tempat menjamu lawan di Piala AFC 2018. Gede Widiade menyadari bahwa SUGBK sulit dipakai karena menjadi arena Asian Games 2018.

"Doakan bisa di GBK. Persija mewakili Indonesia. Kalau tidak didukung bermain di tempat representatif, itu sama saja mempermalukan Indonesia. Persija bukan mewakili Jakarta, tapi Indonesia," kata Gede Widiade di sela-sela menyaksikan laga uji coba Persija kontra Persika Karawang di Stadion Soemantri Brojonegoro, Jakarta, Sabtu (30/12).

"Saya mendengar pejabat-pejabat di atas sebetulnya welcome. Kami juga menyadari bahwa kepentingan Asian Games harus diutamakan, tapi di sela-sela itu kan ada yang kosong," tambahnya.

Gede Widiade menyampaikan alasan lain mengapa Persija harus bisa bermain di SUGBK. Salah satunya faktor keamanan.

"Kalau main di GBK keamanan lebih terjamin. Sebaliknya jika di luar, keamanan sulit terjamin. Kasihan Jakmania, begitu juga polisi," tambah Gede Widiade.

Sosok yang menggantikan Ferry Paulus di tampuk pimpinan tim Macan Kemayoran itu juga menegaskan bahwa Persija dan suporternya, Jakmania siap untuk menjaga SUGBK. "Persija berjanji, begitu juga Jakmania. Kami haru menjaga. Saya berharap bisa bermain di SUGBK, di Jakarta, dan rumah sendiri."

Sumber: Bolaskor.com

Baca Artikel Asli