MerahPutih.com - Kondisi memprihatinkan ada di balik lemenangan 3-1 Persebaya Surabaya atas Madura United pada pekan ketujuh Super League 2026/2027. Dua pemain penting Bajol Ijo, Francisco Rivera dan Alex Martins, ternyata berjuang dengan kondisi fisik yang tidak ideal.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, mengungkapkan Rivera tampil sejak awal pertandingan meski belum berada dalam kondisi 100 persen. Keputusan itu diambil karena tim membutuhkan kemampuan gelandang asal Meksiko tersebut dalam mengatur serangan dan mengambil keputusan.
Tavares awalnya hanya berencana memainkan Rivera selama 30 hingga 60 menit. Namun, situasi pertandingan membuatnya mempertahankan sang pemain lebih lama, termasuk ketika Madura United kehilangan satu pemain karena kartu merah.
Baca juga:
Persebaya Vs Madura United 3-1: Tavares Soroti Mentalitas dan Agresivitas Green Force
Menurut Tavares, Persebaya masih membutuhkan kreativitas Rivera untuk membongkar pertahanan lawan. Umpannya turut berperan dalam terciptanya situasi penalti yang berhasil dikonversi Yuran Fernandes untuk membawa Persebaya kembali unggul.
Rivera bermain dalam kondisi tidak 100 persen. Dia adalah salah satu pemain yang turun sejak awal pertandingan. Saya memutuskan untuk memainkannya dari menit pertama entah dia bisa bermain selama 30, 40, 45 menit, atau bahkan satu jam,
ujar pelatih asal Portugal itu.
“Saat tim lawan kehilangan satu pemain, saya sempat berpikir untuk menariknya keluar, tetapi saya melihat dia akan mendapatkan lebih banyak ruang. Kami membutuhkan pemain dengan kemampuan pengambilan keputusan seperti dia, terutama dalam hal memberikan operan,” imbuhnya.
Kondisi Rivera membuat kontribusinya dalam bertahan tidak maksimal. Tavares mengakui timnya sempat kesulitan ketika kehilangan penguasaan bola.
“Jika diperhatikan momen saat kami kehilangan bola, dia sudah tidak mampu lagi membantu pertahanan,” kata Bernardo Tavares.
Alex Martins Juga Bermain dalam Kondisi Cedera
Masalah Persebaya tidak hanya berkaitan dengan Rivera. Tavares mengungkapkan Alex Martins juga menyelesaikan pertandingan dalam kondisi cedera.
Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi staf pelatih dalam mengatur tenaga pemain. Meski berhasil mengamankan tiga poin, kondisi kedua pemain itu menjadi perhatian menjelang pertandingan berikutnya.
Tavares pun mengingatkan bahwa kemenangan Persebaya bukan semata-mata hasil kontribusi individu. Ia menekankan pentingnya menjaga sikap, disiplin, dan kerja sama seluruh pemain, baik ketika menyerang maupun bertahan.
Baca juga:
Jadwal Lengkap Pekan Kedelapan Super League: Persija Tersandung atau Menjauh dari Kejaran?
Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan instruksi tim akan meningkatkan peluang Persebaya meraih hasil positif pada laga-laga selanjutnya.
Kemenangan atas Madura United membuat Persebaya menempati peringkat ketujuh klasemen sementara Super League 2026/2027 dengan koleksi 12 poin.
Berikutnya, Bajol Ijo dijadwalkan menjamu Persijap Jepara pada Jumat, 30 Oktober 2026. Persebaya diharapkan mampu mempertahankan momentum kemenangan.