Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Olahraga

Perjuangan Ganda Campuran akan Lebih Berat

Luhung Sapto - Kamis, 30 Juli 2015

MerahPutih, Raket-Hasil undian menempatkan ganda campuran di posisi yang kurang menguntungkan. Padahal, sektor ganda campuran masih menjadi andalan Indonesia untuk mendulang medali di kejuaraan bergengsi TOTAL BWF World Championships 2015.

Tim Merah Putih bakal menurunkan empat pasangan ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang merupakan Juara Dunia 2013, adalah senjata utama tim ganda campuran selain tiga wakil lainnya yaitu Praveen Jordan/Debby Susanto, Riky Widianto/Richi Puspita Dili serta Edi Subaktiar/Gloria Emanuelle Widjaja di kejuaraan yang digelar di Istora, gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada 10-16 Agustus 2015.

Hasil undian menempatkan tiga tim ganda campuran Indonesia di pool atas kecuali Riky/Richi yang menghuni pool bawah. Tontowi/Liliyana, Praveen/Debby dan Edi/Gloria akan bertarung bersama lawan-lawan yang cukup berat di pool atas, diantaranya Zhang Nan/Zhao Yunlei (Tiongkok) dan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark).

“Hasil undiannya memang kurang menguntungkan, hampir semua wakil Indonesia berkumpul di pool atas. Tetapi tak menutup kemungkinan akan ada kejutan,” ujar Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI, Richard Mainaky seperti dikutip laman resmi PBSI, Kamis (30/7).

Richard mengatakan, Praveen/Debby minimal harus mencapai babak semifinal untuk memenuhi target meraih medali. Namun, untuk sampai babak semifinal mereka melewati hadangan Nielsen/Pedersen yang merupakan unggulan kelima dan Zhang/Zhao yang unggulan pertama.

“Kami menargetkan Praveen/Debby untuk meraih medali, jadi paling tidak mereka harus bisa ke semifinal. Kami berharap Praveen/Debby bisa menjegal pasangan-pasangan unggulan dan bertemu Tontowi/Liliyana di semifinal. Untuk Riky/Richi dan Edi/Gloria, fokus utama di turnamen ini mengumpulkan kemenangan sebanyak-banyaknya agar bisa meraih poin. Akan tetapi, mereka juga bisa saja membuat kejutan,” jelas Richard.

Sedangkan Tontowi/Liliyana yang diunggulkan di tempat ketiga, mendapat bye di babak pertama. Satu-satunya batu sandungan adalah ganda campuran asal Hong Kong, Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah diperkirakan akan menjadi lawan yang merepotkan di babak 16 besar.

Pasangan Indonesia ini pernah dikalahkan di Australia Open Super Series 2015 dengan skor 8-21, 21-9, 15-21. Namun pada pertemuan terakhir di BCA Indonesia Open Super Series Premier 2015, Tontowi/Liliyana membalas dengan dua game langsung, 26-24, 21-14. Skor pertemuan pun menjadi 4-1 untuk keunggulan Tontowi/Liliyana. (Luh)

Baca Juga: 

Indonesia Andalkan Ganda Putra dan Campuran di Kejuaraan Dunia BWF 2015

Selebrasi Kemenangan Tim Bulutangkis Indonesia

Bulutangkis Indonesia Sumbang Medali Emas

 

Baca Artikel Asli