Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku terus memikirkan aspirasi masyarakat yang ingin mendukung dan menolak dirinya untuk maju menjadi calon Presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019 mendatang.
"Itulah saya juga tadi jalan kesini batin, kemarin didatangi diminta untuk di jakarta. Tadi pagi didatangi, diminta untuk terlibat (maju ke Pilpres)," kata Anies di Taman Marga Satwa Ragunan, Selasa (24/7).
Pikiran itu hinggap di kepala Anies saat perjalanan dari rumah pribadinya di kawasan Lebak Bulus menuju Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan. Anies memang pagi ini mengawali agenda kesehariannya di Ragunan untuk memberikan sambutan pada acara Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) Tingkat Provinsi.
Namun demikian, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menuturkan tengah fokus menangani permasalahan yang ada di Ibu Kota Jakarta. "Saya bilang sekarang saya urusin Jakarta dulu aja," jelasnya.
Disamping itu juga, Anies pun meminta kepada masyarakat untuk tidak memaksa dirinya maju di Pilpres. Sebab ia masih bekerja menjadi pemimpin Jakarta.
"Tapi biarkan para pemimpin-pemimpin sekarang menentukan dan saya pakai seragam nih. Kerjaan saya di jakarta. Itu aja dulu," ungkapnya.
Sebelumnya, sejumlah massa dari Jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK) dan Serikat Becak Jakarta (Sebaja) mendatangi Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, pada Senin (23/7) kemarin.
Kedatangan mereka ke kantor Gubernur untuk mendukung Anies tetap menjadi pemimpin DKI Jakarta selama lima tahun kedepan.
Kemudian, pagi tadi segerombolan orang yang berasal dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur itu mendatangi rumah pribadi Anies di Jakarta Selatan.
Massa datang pagi tadi kerumah Anies untuk meminta kepada mantan Rektor Universitas Paramadina itu untuk menjadi Capres di Pilpres 2019 mendatang. (Asp)