Perhatikan Hal Ini! Jangan Sembarangan Mencuci Jaket Hujan

Minggu, 13 Januari 2019 - Iftinavia Pradinantia

MEMASUKI musim hujan, salah satu benda yang wajib kamu bawa ke mana pun ialah jaket hujan. Jaket hujan menjadi barang yang dibawa sehari-hari, baik saat bepergian di dalam kota atau berpetualang di alam terbuka.

Bahan jaket hujan yang bersifat kedap air membuat orang berpikir bahwa jaket hujan tidak perlu dicuci. Anggapan tersebut salah.

Meskipun tidak menyerap air, jaket hujan perlu dibersihkan dengan benar. Jika tidak, pakaian tersebut akan terpapar kotoran, debu, dan keringat sehingga menimbulkan bau tidak sedap.

Meski perlu dicuci, jaket hujan tidak bisa dicuci seperti baju biasa karena terbuat dari bahan khusus yang membuatnya tahan air. Berikut cara mencuci jas atau jaket hujan yang benar.

1. Kenali Bahan Jaket

Bahan Jaket
Kenali bahan jaket sebelum mencuci. (Sumber: Official Timberland)

Jaket hujan terbuat dari bahan berpori-pori kecil. Pori-pori kecil tersebut membuat jaket tetap bisa bernapas sehingga berbagai macam kelembaban (air hujan atau keringat) bisa menguap dengan mudah.

Pada bagian luar, jaket hujan diberi lapisan tambahan yang disebut durable water repellent (DWR) . "Bahan DWR memberi perlindungan ekstra dari air. Lapisan ini membuat air membutir dengan cepat supaya bisa menggulir dari jaket dengan mudah," terang Client Executive Timberland, Nobel Afiansyah.

Hal tersebut mencegah air diam lama di atas jaket dan tidak menyerap ke dalam jaket.

2. Jaket Bisa Mengalami Wet-out

Wet Out
Wet-out menyebabkan jaket lembap.(Sumber: Backpackers)

Jaket yang sering dipakai akan terekspos panas, hujan, keringat, minyak kulit, dan kotoran. Terpaparnya jaket dari partikel-partikel tersebut membuat DWR pada jaket perlahan-lahan luntur.

Akibatnya, jaket mudah lembap. "Jika demikian, pemakai tidak lagi terlindungi dari basah," ucap Nobel. Lunturnya DWR disebut dengan wet-out.

Untuk mencegah wet-out, semua kotoran dan minyak yang ada di lapisan DWR perlu dibersihkan dengan rutin dengan cara dilap.

3. Cara Pencucian Jaket Hujan Berbeda

Mencuci Jaket Hujan
Gunakan deterjen khusus.(Sumber: Showers Pass)

Jaket hujan tidak boleh dicuci dengan deterjen biasa. Zat kimia pada deterjen terlalu keras bagi bahan DWR. Sebaiknya perhatikan instruksi pencucian yang biasanya terpasang di bagian label jaket.

Gunakan cairan pencuci khusus yang ramah untuk DWR. Jika tidak yakin untuk mencuci sendiri, kamu bisa mengirimkan jaket ke penatu.

4. Jangan Mencuci Jaket Hujan Terlalu Sering

Jangan mencuci jaket hujan terlalu sering
Jangan terlalu sering dicuci. (Sumber: iFixit)

Mencuci jaket hujan terlalu sering dapat mengikis lapisan DWR dengan cepat. Sebagai gantinya, lap semua kotoran dengan kain bersih setelah menggunakan jaket. Selanjutnya, angin-anginkan jaket untuk mengeringkan sisa lembap.

5. Mengembalikan Lapisan DWR yang Telah Luntur

DWR Jaket
DWR yang luntur bisa dikembalikan. (Sumber: Success)

Jika jaket hujanmu mudah lembab, artinya lapisan DWR yang ada jaket hujanmu telah luntur. Namun, kamu tak perlu khawatir. Lapisan ini masih bisa dikembalikan dengan cairan khusus DWR yang bisa dibeli secara daring.

Pertama-tama, tutup resleting jaket terlebih dahulu, lalu semprot cairan DWR ke seluruh permukaan luar jaket. Beri lapisan tambahan pada area-area yang lebih terekspos atau sering bergesekan dengan benda lain. Misalnya, bagian bahu yang sering terkena tali ransel.(avia)

Bagikan

Baca Original Artikel
Bagikan