Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Olahraga

Pep Guardiola Restui Crystal Palace 'Bantu' Arsenal Juara Liga Inggris Lewat Rotasi

Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026

Merahputih.com - Persaingan gelar juara Liga Inggris semakin memanas di pekan-pekan terakhir. Manajer Manchester City, Pep Guardiola, secara mengejutkan memberikan dukungan penuh kepada manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, terkait rencana rotasi pemain yang akan dilakukan saat menghadapi Arsenal.

Keputusan Glasner ini menjadi sorotan karena laga di Selhurst Park tersebut merupakan penentu krusial bagi langkah The Gunners menuju takhta juara.

Isu integritas kompetisi mencuat setelah Glasner mengisyaratkan bakal mengistirahatkan sejumlah pilar utama Palace. Hal ini dilakukan demi menjaga kebugaran pemain menjelang laga final Liga Konferensi yang hanya berselang tiga hari dari pertandingan kontra Arsenal.

Baca juga:

Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Crystal Palace: Misi Kejar Arsenal di Puncak Klasemen Liga Inggris 2025/26

Meski Arsenal berpotensi diuntungkan oleh keputusan tersebut, Guardiola menegaskan bahwa otoritas pemilihan pemain sepenuhnya berada di tangan manajer tim yang bersangkutan.

Kebebasan Manajer di Atas Tekanan Rivalitas

Guardiola menilai campur tangan pihak luar terhadap strategi sebuah tim hanya akan merusak tatanan liga. Baginya, setiap pelatih memiliki tanggung jawab prioritas terhadap klub masing-masing, bukan untuk memuaskan kepentingan tim pesaing gelar.

"Biarkan para manajer melakukan apa yang harus mereka lakukan. Semakin sedikit keterlibatan Liga Premier dalam keputusan-keputusan ini, akan semakin baik bagi kita semua," tegas Guardiola saat memberikan keterangan pers.

Pelatih

Senada dengan Guardiola, Oliver Glasner menolak keras anggapan bahwa rotasi pemain akan mencederai integritas liga.

Manajer asal Austria itu menekankan bahwa setiap keputusan diambil berdasarkan analisis kebutuhan internal klub yang saat ini tengah membidik trofi di level Eropa.

Fokus Manchester City di Jalur Juara

Di sisi lain, Manchester City tetap berambisi menyapu bersih kemenangan di sisa laga untuk terus menempel ketat posisi puncak. Kemenangan atas Crystal Palace malam ini menjadi harga mati demi memangkas jarak poin menjadi dua angka.

Baca juga:

Enzo Maresca Berpeluang Jadi Pelatih Manchester City, Siap Jadi Suksesor Pep Guardiola

Guardiola memilih untuk tidak memusingkan hasil pertandingan tim lain dan enggan mencari alasan jika pada akhirnya gagal mempertahankan gelar.

Glasner sendiri mengingatkan bahwa hasil akhir musim merupakan buah dari konsistensi di 38 pertandingan, bukan sekadar hasil satu laga terakhir.

"Saya bertanggung jawab untuk Crystal Palace dan dibayar untuk melakukan yang terbaik untuk klub ini," ungkap Glasner.

Baca Artikel Asli