Pep Guardiola Iba Lihat Xabi Alonso, Sebut Barcelona dan Madrid Klub Paling Sulit Dilatih
Rabu, 10 Desember 2025 -
Merahputih.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, secara terbuka memberikan dukungan moral kepada Xabi Alonso yang tengah menghadapi tekanan besar sebagai pelatih Real Madrid.
Guardiola berpendapat bahwa jika ia mengalami serangkaian hasil buruk yang serupa dengan yang dialami Madrid musim ini saat masih melatih di Spanyol, kariernya pasti tidak akan bertahan lama.
Baca juga:
“Saya bersimpati karena kami pernah bersama selama dua tahun dan itu pengalaman luar biasa bersamanya,” ujar Guardiola dikutip dari laman resmi klub, Rabu (10/12).
Tantangan Melatih Raksasa Spanyol
Menjelang pertemuan Manchester City dengan Real Madrid di matchday ke-6 Liga Champions 2025/26 yang akan berlangsung di Santiago Bernabeu pada Kamis (11/12) pukul 03.00 WIB, mantan pelatih Barcelona ini menyinggung betapa beratnya memegang kendali di dua klub raksasa Spanyol.
"Barcelona dan Madrid adalah klub paling sulit untuk dilatih, tekanannya sangat besar. Kalau saya mengalami musim lalu seperti yang dialami Madrid sekarang, saya pasti sudah dipecat. Sulit, tetapi dia (Alonso) tahu itu karena pernah bermain di sana," lanjut Guardiola.
Keyakinan Guardiola pada Kemampuan Alonso
Guardiola menyatakan keyakinannya terhadap kemampuan Alonso dalam membangun kembali timnya di Real Madrid.
Ia menyarankan Alonso, yang pernah dilatihnya selama 18 bulan di Bayern Muenchen, untuk tetap teguh pada prinsip-prinsipnya meskipun sedang berada dalam masa sulit.
"Saya tahu betapa sulitnya membangun sesuatu. Tentu saja dia mampu melakukan apa yang dibutuhkan di posisi itu. Saya hanya mendoakan yang terbaik untuknya. Saya sangat menyayanginya,” tambah Guardiola.
Baca juga:
Real Madrid Sedang Terpuruk, Jurgen Klopp Dikabarkan Bakal Gantikan Xabi Alonso
Sejak kedatangannya dari Bayer Leverkusen pada musim panas lalu, Alonso memang langsung dihadapkan pada tantangan besar memimpin Real Madrid yang bertabur bintang seperti Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham.
Saat ini, Madrid mencatatkan tren negatif dengan hanya meraih dua kemenangan dari tujuh pertandingan di semua kompetisi.