Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Hiburan & Gaya Hidup ShowBiz

Penembakan Mematikan di Las Vegas Buat The Chainsmokers "Hancur"

Raden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 03 Oktober 2017

DUO DJ asal Amerika, The Chainsmokers terlihat sangat bersedih atas persitiwa penembakan tragis di Las Vegas yang menyebabkan lebih dari 50 orang tewas dan 500 lainnya luka-luka pada hari minggu kemarin (1/10).

Salah seorang bersenjata tersebut, yang diidentifikasi sebagai Stephen Paddock (64). Pria tersebut melepaskan tembakan ke peserta musik Route 91 Harvest Festival dari 32 lantai Mandalay Bay Resort Hotel and Casino. Namun usai kejadian pria tersebut ditemukan tewas oleh polisi.

Seperti yang dilansir dari Billboard, Saat penembakan tersebut, kedua personil The Chainsmokers yaitu Andrew Taggart dan Alex Pall tengah berada di rumah kedua mereka yang terlatan di Las Vegas. Kebetulan rumah mereka berada dari dekat lokasi penembakan tersebut.

Kejadian mengerikan itu pun benar-benar membuat Andrew dan Alex "hancur". Akhirnya mereka pun melontarkan kekecewaan dan kesedihannya melalui akun Instagramnya.

"Festival seharusnya menjadi tempat yang menyenangkan," tulis di The Chainsmokers di Instagram. "Satu satunya penghibur saat ini adalah membaca tentang kisah-kisah keberanian yang ditunjukan oleh orang yang membantu satu sama lain saat kekacauan tersebut terjadi, dan membaca tentang tanggapan luar biasa dari orang-orang diseluruh negeri yang menyumbangkan darah dan membantu sebisa mungkin para korban," tambah The Chainsmokers.

Tak hanya Lady Gaga dan Ariana Grande, Grup yang terkenal lewat lagu "Closer" tersebut juga mendesak para pemimpin AS agar undang-undang kontrol senjata diperketat, hal itu guna mencegah terjadinya kejadian mematikan seperti di Las Vegas.

Baca juga artikel menarik yang lainnya yuk Lady Gaga dan Ariana Grande Desak Pimpinan AS Perketat UU Kontrol Senjata

Baca Artikel Asli