Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Dunia

Pemimpin Tertinggi Iran Terpilih Mojtaba Khamenei Terluka, tetap dalam Kondisi Baik

Frengky Aruan - Kamis, 12 Maret 2026

MerahPutih.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan bahwa pemimpin tertinggi Iran yang baru terpilih Mojtaba Khamenei terluka. Namun ia dalam kondisi baik.

"Dia (Mojtaba) terluka, tetapi kondisinya baik. Saya tidak tahu kapan dia akan menyampaikan pidato pertamanya (sebagai pemimpin tertinggi Iran)," kata Baghaei kepada surat kabar Corriere della Sera.

Mojtaba Khamenei dipilih mayoritas Majelis Pakar. Dalam persaing, setidaknya ada tiga atau empat nama menjadi calon pengganti Ayatollah Ali Khamenei, seperti disampaikan Esmaeil Baghaei.

Baghaei mengatakan bahwa pihaknya saat ini fokus pada upaya perlindungan integritas teritorial dan kedaulatan Iran. Hal ini menanggapi potensi dan syarat gencatan senjata.

Baca juga:

Mina al-Fahal Mencekam, Kapal Tanker Oman Kabur Hindari Eskalasi Perang AS-Israel-Iran

"Pada Juni 2025, setelah 12 hari, Amerika Serikat dan Israel mengatakan, 'Mari kita berhenti'; dan kami berhenti. (Ajakan) Gencatan senjata itu adalah sandiwara lucu. Itulah mengapa seluruh negeri sekarang bertekad untuk membela diri," kata Baghaei.

Sejumlah target di Iran diserang Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari lalu. Serangan menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik AS di Timur Tengah.

Ayatollah Ali Khamenei, ayah Mojtaba, tewas pada hari pertama operasi militer Amerika dan Israel itu. Republik Islam Iran menyatakan 40 hari masa berkabung. (*)

Baca Artikel Asli