Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

PDIP: Jokowi Ungguli Prabowo Selisih 18 Juta Suara

Angga Yudha Pratama - Senin, 29 April 2019

Merahputih.com - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menilai proses rekapitulasi manual KPU secara berjenjang, semakin memastikan kemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Tercatat, suara mereka sudah mencapai 56 persen.

Menurut Hasto, quick count tidak pernah meleset karena bertumpu pada metode ilmiah, dan sangat akurat karena seluruh data diambil berdasarkan dokumen otentik C1 Plano.

"Hasilnya, kemenangan rakyat semakin mengukuhkan kepemimpinan Jokowi-KH Ma'ruf Amin dengan selisih suara diperkirakan lebih dari 18.5 juta suara," kata Hasto dalam keterangannya, Senin (29/4).

Hasto menambahkan, apa yang nampak dari hasil pemilu serentak menunjukkan peningkatan kualitas demokrasi di Indonesia berupa optimisme hadirnya pemerintahan yang semakin solid, efektif, dengan koalisi yang dibangun matang jauh sebelum tahapan pemilu berlangsung.

Simulasi berdasarkan quick count yang dilakukan pihaknya di setiap dapil DPR, maka Koalisi Indonesia Kerja setidaknya mendapatkan 349 kursi atau 60,7 persen. "Suatu dukungan yang akan memerkuat sistem presidensial," jelas Hasto.

hasto
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto. (Foto: merahputih.com/Fadli)

Hasto menganggap, siapapun yang berteriak terjadi kecurangan merupakan hal yang biasa terjadi dalam pilkada, pileg dan pilpres. Kesemuanya bagian dari dinamika pemilu.

"Kita move on saja. Saatnya bicara Indonesia ke depan, bagaimana struktur kabinetnya, apa skala prioritas kebijakan Pak Jokowi dan lainnya," terang Hasto.

Hasto pun meyakini bahwa Gerindra dan PKS pun puas dengan hasil pemilu yang telah memberikan penambahan kursi bagi keduanya.

"Tanpa pemilu jurdil dan demokratis, mustahil Gerindra dan PKS bisa melenggang dengan penambahan kursi yang signifikan tersebut," pungkas Hasto. (Knu)

Baca Artikel Asli