Berita

Indonesiaku

Hiburan & Gaya Hidup

Olahraga

Visual

Berita Indonesia

PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit

Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026

MerahPutih.com – Konflik internal Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memasuki babak baru dengan munculnya dualisme kepemimpinan, yang semakin berkepanjangan.

Setelah sebelumnya Purbaya mendeklarasikan diri sebagai PB XIV pada 15 November 2025, kini giliran Hangabehi yang resmi mengukuhkan diri sebagai penerus PB XIII melalui upacara adat jumenengan atau kenaikan tahta, Sabtu (5/9).

Baca juga:

Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus

Prosesi Jumenengan PB XIV Hangabehi

Upacara dimulai dengan keluarnya PB XIV Hangabehi mengenakan ageman Singkeman Ageng dari Keraton menuju Siti Hinggil.

Prosesi disertai keluarnya pusaka dan perangkat kesenian sebagai bagian dari tata adat. Di hadapan Watu Gilang dan Meriam Nyai Setomi, Hangabehi mengucapkan ikrar sebagai raja baru.

Insun ngundangake ana sanduwure Sela Tri Denta… kanthi jejuluk Kanjeng Dalem ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan Pakubuwono Senopati ing Ngalogo Abdurrahman Sayidin Panatagama kaping 14.

PB XIV Hangabehi, saat membacakan sumpah.

Setelah ikrar, PB XIV Hangabehi menuju Sasana Parasdya dan duduk di dhampar kencana, kemudian menyaksikan tarian sakral Bedhaya Ketawang yang selalu ditampilkan dalam peringatan kenaikan tahta raja.

PB XIV Hangabehi resmi mengukuhkan diri sebagai penerus PB XIII, Sabtu (5/9). (Merahputih.com/Ismail)

Pengageng Sasana Wilapa sekaligus Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) Keraton Surakarta, GKR Koes Moertiyah Wandansari, menegaskan seluruh rangkaian prosesi telah dilakukan sesuai protokol adat.

“Kami memang ingin semua lengkap tidak ada yang tercecer untuk semua protokol Keraton. Dari gamelannya tadi ada 13 perangkat gamelan yang kami keluarkan sesuai dengan yang kita baca di perpustakaan,” tuturnya.

Baca juga:

2 Raja Keraton Solo Gelar Grebeg Mulud, Gunungan Ludes saat Doa belum Selesai

Konflik Dualisme Keraton Solo Makin Panjang

Dengan adanya pengukuhan PB XIV Hangabehi, konflik internal Keraton Solo semakin rumit. Sebelumnya, Purbaya yang juga adik kandung Hangabehi dari permaisuri berbeda telah lebih dulu mendeklarasikan diri sebagai PB XIV.

Kini, publik menyaksikan adanya dua figur yang sama-sama mengklaim sebagai penerus PB XIII, mempertegas dualisme kepemimpinan di Keraton Surakarta. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Artikel Asli