MerahPutih.com - Hasil buruk diterima tim Uber Indonesia yang tersingkir di perempat final usai dikalahkan Thailand dengan skor 2-3. Padahal, PBSI menargetkan Greysia Polli dan kawan-kawan mencapai semifinal.
Melihat perolehan tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi meminta kepada Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) untuk segera melakukan evaluasi, terlebih lagi jelang digelarnya Asian Games pada bulan Agustus mendatang.
”Silahkan PBSI melakukan evaluasi, masih ada waktu sebelum Asian Games, silahkan dilakukan evaluasi dengan baik," jelas Imam saat ditemui wartawan di Solo, Jumat (25/5)
Meskipun tim Uber Indonesia gagal memenuhi target, Menpora meminta kepada semua pihak untuk tetap memberikan dukungan kepada mereka.
”Tetapi jangan kecilkan hati mereka, karena mereka adalah calon-calon Susi Susanti baru bagi Indonesia, besarkan hati mereka,” katanya.
Ia juga tak menampik jika kegagalan ini menjadi warning jelang Asian Games, namun ia tetap optmis jika PBSI memiliki cara dan strtaegi untuk melakukan pembenahan.
”Pasti PBSI sudah memiliki cara untuk melakukan evaluasi dan mengintensifkan hasil perekrutan dari daerah maupun klub-klub,” terangnya
Sementara itu, manajer tim Piala Thomas dan Uber Indonesia 2018, Susy Susanti tetap mengapresiasi penampilan para atlet putri di Bangkok kali ini.
"Secara keseluruhan anak-anak sebenarnya sudah tampil luar biasa. Karena di atas kertas kan Thailand masih di atas kita. Baik dari seeded dan rangking. Apalagi kita lihat tiga pemain tunggal mereka juga cukup kuat. Kalau mau ambil poin di dua ganda dan satu tunggal. Tapi sayang meskipun tadi punya peluang, sudah unggul 2-1, dimana Greysia/Apriyani tampil luar biasa. Lalu Gregoria juga betul-betul fight banget dan bagus,” ungkap Susy seperti dikutip Badminton Indonesia.
“Sayang di ganda kedua, saat unggul di atas angin, justru terbeban. Mereka tertekan, main nggak lepas dan tegang. Dari lawan makin jadi bagusnya. faktor tuan rumah juga membuat lawan lebih percaya diri. Itu namanya permainan, buat saya sendiri anak-anak sudah tampil bagus. Perlawanan kita sudah cukup ketat dan itu yang bisa kami berikan. Memang sudah sesuai target dan prediksi, paling tidak kita lolos delapan besar,” lanjut Susy.
Peraih medali emas Olimpiade Barcelona ini juga menambahkan bahwa hasil pertandingan ini bagus untuk pembelajaran para atlet putri, agar penampilan berikutnya bisa lebih baik lagi.
“Tadi sebenarnya ada kesempatan, tapi sayang kurang bisa digunakan sedikit lagi. Ini menjadi evaluasi dan pembelajaran buat anak-anak. Ada yang baru pertama main di Uber, untuk senior ada yang bagus, beberapa ada juga yang kurang,” ujar Susy.
Berita ini merupakan laporan Win, kontributor merahputih.com, untuk wilayah Solo dan sekitarnya